Cari

Kontak Kami

Untuk Pemesanan atau Informasi Tentang Benih & Bibit Tanaman Silakan Hubungi
HP/WA:
0852-2848-4369
PIN BB: 5E7B82B4
Email: Pengelola@MitraBibit.com

Alamat:

Jl. Kemiri-Karangduwur, Ds. Karangduwur,
Kec. Kemiri,
Kab. Purworejo, Jateng

Segera pesan biji atau bibit tanaman disini, dan dapatkan harga yang kompetitif dari kami.

Partner

Sahabat Mitra Bibit

Showing posts with label Budidaya Buah Sirsak. Show all posts
Showing posts with label Budidaya Buah Sirsak. Show all posts

Mengatasi Kerontokan pada Tanaman Sirsak

Tanaman sirsak datang dari hindia barat. Buah sirsak  ini kerap juga di sebut dengan nama nangka sabrang, nangka belanda serta mandalika. Buah sirsak memiliki bentuk buah yang tidak teratur ada yang bulat, bengkok dan ada juga yang berbentuk lonjong. Kulit buahnya dilengkapi oleh duri-duri lunak yang berwarna hijau. Daging buahnya berwarna putih serta memiliki kandungan serat yank banyak. Sehingga buah ini juga pas jika di jadikan sebagai buah pelangsing tubuh. Pohona sirsak akan mengalami masa pertumbuhannya dalam membentuk daun tajuk pohon selama kurang lebih 2 tahun. Masa peralihan dari masa pertumbuhan ke masa berbuah memerlukan jangka waktu kira-kira 1 tahun. Buah sirsak dapat dipanen setelah umur pohon lebih dari 3 tahun.  Ketika membudidayakan tanaman buah sirsak tidak selamanya akan berhasil, ada kalanya saat masa panen tiba buah yang dihasilkan sedikit. Buah yang terbentuk sebelum pohon berumur 3 tahun, biasanya akan rontok, apalagi jika mengalami kekurangan air pada waktu musim kemarau. Namun kemungkinan buah sirsak yang rontok ini dapat dicegah. Caranya dengan mengairi tanah di sekitar, Pohon Sirsak sampai cukup lembab. Tetapi rontoknya bunga dan buah dapat juga disebabkan oleh hal lain. Misalnya perimbangan antara pemakaian zat pati untuk pertumbuhan, daun-daunnya dan penimbunan zat pati dalam bakal buah pada masa peralihan itu belum seimbang. Buah yang sudah terbentuk, sering kali tidak jadi, tumbuh lanjut karena tidak menerima penyaluran bahan makanan yang akan ditimbunnya dengan wajar. Buah yang tidak dapat tumbuh dengan wajar itu, selanjutnya rontok dengan sendirinya. Untuk mengatasi hal yang demikian itu, pohon Sirsak itu harus diberi pupuk sebagai Penambah bahan makanan pada masa Peralihan. Sehingga dapat segera memasuki masa berbunga dan berbuah. Lebih baik lagi jika pemupukan itu dilakukan sebelum ada bunga atau buah yang rontok. Pemberian pupuk dilakukan secara teratur yaitu setahun sekali. Pakaikanlah pupuk kandang secukupnya.
Demikian beberapa tips mengatasi kerontokan bunga dan buah  pada tanaman sirsak. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca dalam berbudidaya Tanaman Sirsak.

Mudahnya Budidaya Tanaman Sirsak

Tanaman sirsak merupakan tanaman tropis yang berasal dari daerah tropis amerika, mulai dari Ekuador hingga Peru. Saat ini, sirsak sudah mulai menyebar ke hampir semua daerah yang beriklim tropis sampai sub tropis termasuk di Indonesia. Buahnya berukuran besar, berbentuk lonjong, berduri penuh, kulit buah berwarna hijau hingga kekuningan, duri buah agak lunak dan tidak tajam. Rasa buahnya yang  manis hingga masam dapat diolah menjadi makanan atau minuman olahan, selain itu bisa juga di olah sebagai obat.Tidak heran jika buah yang satu ini kini banyak di incar oleh orang-orang untuk di tanam. Karena pohonnya yang mudah di tanam di pekarangan rumah serta buahnya yang dapat di panen setelah tanaman berumur lebih dari 3 th, dengan masa panen 1-3 kali dengan puncak pada musim utama. Budidaya tanaman sirsak meliputi

• Pembibitan 
Tanaman sirsak dapat diperbanyak melalui biji, okulasi dan pencangkokan. Benih yang digunakan sebaiknya dari iindukan yang memiliki kualitas baik,seperti rasanya yang manis dan bentuk buahnya yang besar.  Pembiakan sirsak dengan biji memerlukan waktu 3-5 tahun untuk dapat berubah. Benih sirsak disemaikan terlebih dahulu di area persemaian. Setelah 20-30 hari, sekitar 85-90% benih dapat berkecambah. Benih semaian tersebut dapat dipindahkan ke lapangan setelah 6-8 bulan. Jumlah bibit yang diperlukan untuk setiap hektar lahan sekitar 333-420 bibit tanaman sirsak.

• Penyapihan
Bibit tanaman sirsak yang mulai ditumbuhi daun kemudian dipisahkan ke dalam polybag atau langsung ditanam ke lahan yang lebih luas. Pemotongan separuh daun dan kadang-kadang perompesan daun diperlukan untuk memindah tanamkan semai yang sebelumnya tidak ditumbuhkan dahulu dalam wadah. Jarak tanam di kebun buah sebaiknya antara 3 m x 4 m dan 4 m x 6 m.

• Pengolahan media tanam
Persiapan lahan yang akan digunakan untuk menanam sirsak sebaiknya dibuat lubang resapan biopori. Untuk satu pohon sirsak disarankan membuat lima lubang biopori yang melingkari pohon sirsak dengan jarak satu meter. Teknik biopori dapat memperbaiki struktur tanah karena akan menggemburkan dan meningkatkan daya resap air, mengubah sampah organik menjadi kompos dan memanfaatkan peran aktivitas fauna tanah dan pori akar tanaman yang sudah mati.

Tahap-tahap yang dilakukan dalam pengelolaan media tanam sebagai berikut:
- Buat lubang tanam di lahan yang telah disediakan dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm, jarak antara lubang tanaman dapat dipilih alternative 6 x 4 m, 5 x 5 m, atau 6 x 5 m.
- Campur 15 - 20 Kg pupuk kandang yang sudah matang atau pupuk kompos sebanyak 5-10 kg.
- Isi lubang dengan Pupuk Kandang atau kompos.
- Diamkan lubang selama 2 - 4 minggu untuk menghilangkan gas yang mungkin ada akibat penggalian Penanaman.
- Pilih bibit setinggi 70 - 100 Cm dengan batas sambungan 10 Cm di atas permukaan tanah.
- Jika bibit berada di dalam polybag, belah polybag dengan pisau/cuter untuk menjaga agar gumpalan tanah tidak pecah.
- Tanam bibit sirsak secara tegak tepat di tengah-tengah lubang tanam. Tanami tiap lubang tanam hanya dengan satu bibit tanaman sirsak. Padatkan dan  tekan-tekan tanah permukaan agar tidak terjadi rongga di sekitar akar tanaman.

• Teknik penanaman 
Waktu tanam sirsak yang paling baik adalah pada saat awal musim penghujan yaitu bulan April – Mei atau bulan Oktober - Desember. Setiap lubang tanam diisi dengan pupuk kandang, lalu ditaburi dengan pupuk campuran antara urea, TSP, dan KCL dengan perbandingan 2 : 1 : 1, yakni sebanyak 50 – 100 gram.

• Penyiraman 
Tanaman sirsak membutuhkan pengairan yang teratur supaya dapat berbunga dengan baik. Tanaman sirsak yang masih kecil atau muda memerlukan pengairan intensif sampai berumur satu tahun. Penyiraman dilakukan sebanyak dua kali sehari. Perhatikan faktor drainase karena akar sirsak yang dangkal tidak tahan terhadap genangan air. Sirsak toleran terhadap keadaan tanah yang kering, tetapi pohonnya akan meluruhkan terlalu banyak daun jika mengalami kekeringan yang berkepanjangan. Pada musim kemarau sebaiknya lahan di sekitar pangkal pohon sirsak di bersihkan dari gulma atau di tutup dengan mulsa untuk menghindari dehidrasi( kekurangan air) akibat perakaran yang dangkal.

• Penyerbukan
Penyerbukan alami pada tanaman sirsak biasanya berlangsung kurang sempurna. Penyebabnya adalah sifat bunga yang proterogyne, yaitu matangnya putik lebih dulu dari pada tepung sari. Alhasil pertumbuhan buah tidak sempurna, bengkok atau kerempeng. Untuk itu perlu di adakan penyerbukan buatan. Keberhasilan penyerbukan buatan ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain harus diketahui saat yang tepat bunga sirsak untuk diserbuki, ketrampilan pelaku penyerbukan dan waktu penyerbukan yang tepat.

Tahapan pelaksanaan peyerbukan buatan, adalah sebagai berikut:
1. Siapkan Botol bekas Roll Film untuk penampung serbuk sari dan kuas kecil sebagai alat Penyerbuk.
2. Tampung serbuk sari ke dalam botol ataupun bekas pembungkus film waktu pengambilan serbuk sari dilakukan pagi hari, sehari setelah bunga betina mekar (saat seluruh kelopak bunga bentina rontok) dengan menampung ke dalam botol bekas pembungkus film dan tangkai bunga betina dipukul-pukul agar seluruh serbuk sari jatuh ke dalam botol film. Untuk mempermudah pelaksanaan penyerbukan, perlu dibuang tangkai sarinya terlebih dahulu. Serbuk sari yang telah murni (tidak tercampur dengan tangkainya) dapat disimpan untuk keperluan penyerbukan berikutnya.
3. Pilih bunga betina yang siap diserbuki dengan ciri kelopak bunga tersebut telah merekah dan kepala putik telah berlendir
4. Ambil serbuk sari dari dalam botol dengan menggunakan kuas kecil dan oleskan serbuk sari tersebut pada kepala putik secara merata. Yang perlu diperhatikan dalam proses penyerbukan di sini adalah menjaga jangan sampai kelopak bunga betina rusak (patah). Apabila kelopak bunga rusak akan mengakibatkan gagalnya penyerbukan bahkan bunganya bisa rontok.
5. Keberhasilan proses penyerbukan buatan ditandai dengan berkembangnya bakal buah mulai umur 1 bulan setelah penyerbukan. Buah sirsak akan masak fisiologi setelah berumur kurang lebih 5 bulan sejak penyerbukan dengan hasil buah yang berkualitas baik Kualitas buah hasil penyerbukan buatan akan lebih baik bila dibandingkan hasil penyerbukan alami yang dilakukan oleh serangga penyerbuk.

• Pemupukan
Pemupukan dilakukan secara berkesinambungan menggunakan pupuk kandang dan pupuk kompos (20 kg/ pohon) dan atau ditambah NPK dalam dosis kecil (100 gram/pohon) yang dilakukan beberapa kali dalam setahun. Perlakuan ini akan mendorong pertumbuhan dan pembuahan sirsak.
Langkah-langkah dalam pemupukan tanaman Sirsak :
- Buatlah parit (larikan) dangkal sedalam 15-25 cm dengan lebar 20-30 cm, melingkar mengikuti bidang tajuk (kanopi) tanaman sirsak.
- Tentukan takaran pupuk untuk tiap pohon, lalu sebar secara merata pada larikan atau parit.
- Timbunlah pupuk dengan tanah setebal 15-25 cm agar tidak terjadi penguapan unsur hara.
- Siram tanah hingga agak basah dan lembab, Terutama jika tidak ada hujan.
Pemupukan pada tanaman sirsak dewasa dapata di lakukakn sebanyak 3 kali, yaitu saat berbunga, saat ukuran buah besar ,dan sesaat setelah panen

• Pemangkasan
Pohon sirsak biasanya dapat mencapai bentuk yang memuaskan, tetapi dalam beberapa kasus diperlukan usaha sedini mungkin yaitu dengan pemangkasan yang di lakukan secara kontinu setahun sekali bersamaan dengan pemupukan dan penggemburan.  Pemangkasan hanya dilakukan pada cabang atau ranting tua dan mengering atau mengganggu tumbuhnya cabang lain.Tunas air (water sprout), cabang-cabang yang tumpang-tindih dan bergerombol juga harus dibuang. Pemangkasan pohon sirsak secara rutin dapat merangsang pertumbuhan tunas baru.

Demikian langkah pembudidayaan tanaman Sirsak, untuk menghasilkan buah yang berkualitas baik yaitu buahnya yang besar dan rasanya yang manis agak asam perlu adanya jenis bibit yang berkualitas unggul. Untuk mendapatkan jenis bibit tersebut CV.Mitra Bibit telah menyediakannya.