Cari

Kontak Kami

Untuk Pemesanan atau Informasi Tentang Benih & Bibit Tanaman Silakan Hubungi
HP/WA:
0852-2848-4369
PIN BB: 5E7B82B4
Email: Pengelola@MitraBibit.com

Alamat:

Jl. Kemiri-Karangduwur, Ds. Karangduwur,
Kec. Kemiri,
Kab. Purworejo, Jateng

Segera pesan biji atau bibit tanaman disini, dan dapatkan harga yang kompetitif dari kami.

Partner

Sahabat Mitra Bibit

Showing posts with label Budidaya Buah Durian. Show all posts
Showing posts with label Budidaya Buah Durian. Show all posts

TEKNIK PRODUKSI BIBIT DURIAN BERKAKI /BIBIT DURIAN KAKI GANDA

Bibit Durian Kaki Ganda

Berbagai teknik dalam pengembangan teknologi pertanian di bidang pembibitan durian diantaranya dengan penggunaan batang bawah lebih dari satu pada tanaman durian (bibit durian kaki ganda/bibit durian berkaki). Tanaman durian dengan kaki ganda memiliki keunggulan dalam pertumbuhan awal yang lebih cepat, selain itu pohon durian yang memiliki kaki lebih dari satu memiliki perakaran yang kuat sehingga lebih tahan terhadap tiupan angin dan gangguan penyakit akar.

Pada dasarnya pengembangan durian kaki ganda sama dengan pengembangan durian pada umumnya yaitu sama sama menggunakan teknik Okulasi maupun sambung, Perbedaanya hanya pada menyatukan batang bawah yang lebih dari satu.

Cara menyatukan batang bawah durian kaki ganda

  • Pertama siapkan Batang bawah durian yang dalam satu polybag berisi lebih dari satu, semisal 3 batang.
  • Batang bawah durian yang akan disatukan sebaiknya memiliki batang yang hampir seimbang dan sudah berdiameter lebih dari setengah cm
  • Pilih Batang bawah yang paling besar dalam satu polybag yang akan dijadikan pokok dasar penyatuan.
  • Tentukan titik penyatuan yaitu sekitar 40 cm dari leher akar
  • Potong batang bawah (kecuali batang bawah terpilih/pokok)sesuai ukuran titik penyatuan
  • Sayat keatas batang bawah yang dipotong setengah diameter menyesuaikan titik penyatuan.
  • Kelupas kulit batan pokok dengan menarik keatas sesuai ukuran ujung batang bawah yang lain
  • Satukan dengan rapi, 
  • Ikat erat dengan plastik dop, Usahakan posisi batang bawah berimbang
  • Penyatuan akan kelihatan berhasil setelah umur 50 Hari.
  • Setelah batang bawah menjadi satu, baru dilanjut proses Okulasi.




Kata terkait:
bibit durian Musang king, musang king kaki ganda, bibit durian bawor, bawor kaki ganda, bawor berkai, cara membuat durian kaki ganda, cara memproduksi bibit durian berkaki, keunggulan durian kaki ganda, manfaat kaki ganda pada durian, bibit durian bawor berkaki, teknik produksi durian kaki ganda, durian duri hitam kaki ganda, durian merah berkaki, durian sisimang berkaki, durian simimang bersertifikat, durian pelangi ataruri, keuntunggan durian kaki banyak, bibit durian kaki banyak,  bibit durian pelangi ataruri kaki ganda, bibit durian bersertifikat, bibit durian berlabel

Cara Menanam Durian Agar Cepat Berbuah




Cara menanam durian agar cepat berbuah tidaklah sulit, ada beberapa hal yang harus kita perhatiakan ketika kita hendak menanam durian diantaranya sebagai Berikut

1. Menentukan Lokasi penanaman durian

Untuk menanam durian yang tepat, kita harus memahami lokasi tanam durian dan lahan seperti apa yang cocok, Berikut merupakan syarat tumbuh tanaman durian diantaranya .

  • Tanah cocok yntuk menanam durian adalah jenis latosol, andosol serta tanah podsolik merah menguning.
  • Tanaman Durian tumbuh dengan baik pada lahan tropis dengan ketinggian sekitar 400-00 meter dpl
  • Intensitas cahaya sekitar 40-50%
  • Curah hujan yang dibutuhkan sekitar 1500-2500 mm per tahun
  • PH tanah sekitar 6-7

2. Pemilihan Bibit Durian



Penanaman durian yang tepat diawali dengan pemilihan bibit durian yang akan ditanam. Bibit yang ditanam haruslah bibit dengan varietas unggulan dan bebas dari segala macam hama dan penyakit. Selain itu harus memiliki kriteria yang baik
Beberapa kriteria bibit durian yang baik diantaranya :

  • Memiliki daunyang rimbun/banyak
  • Bibit durian yang dipilih harus segar
  • Bibit durian harus sehat bebas hama penyakit
  • Memiliki batang yang kekar dan percabangan yang baik
  • Bibit yang baik biasanya ditandai dengan banyaknya tunas pada bibit


3. Cara Menanam Durian

Beberapa langkar yang harus dilakukan saat kita hendak menanam durian diantaranya :

  • Bersihkan lahan dari rumput , gulma dan tanaman liar  pengganggu

  • Lakukan penggemburan tanah dengan cara mencangkul  dan membiarkanya selama beberapa hari sampai kering.

  • Berilah pupuk kandang untuk menambah unsur hara tanah yang dibutuhkan tanaman durian dan dengan cara mencampur dengan tanah dan biarkan selama sekitar 1 minggu agar pupuk terserap oleh tanah.

  • Setelah itu buatlah lubang tanam dengan jarak sekitar 8 x 8 meter. Jarak yang renggang bertujuan agar tanaman tidak berebut nutrisi satu sama lain, selain itu  supaya mendapat sinar matahari yang cukup dan terhindar dari penyebaran penyakit.

  • Lubang tanam dibiarkan sekitar 1 minggu agar gas dan racun tanah memuai.

  • Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan agar mendapatkan pasokan air yang cukup.

  • Tanam durian dengan posisi tegak,

  • Siram tanaman durian secukupnya.


4. Penyiraman Tanaman

Penyiraman tanaman sebaiknya dilakukan secara rutin setiap pagi dan sore pada durian  hinggga mencapai umur 1 bulan selanjutnya menyesuaikan keadaan

5. Penyiangan Tanaman durian

Penyiangan awal sebaiknya tidak menggunakan ccangkul, cukup dicabut setiap rumput liar pengganggu tanaman.

6. Pemupukan Tanaman

Pemupukan susulan dilakukan dengan menaburkan pupuk kandang di sekitar tanaman durian dilakukan setiap 6 bulan sekali.

7. Panen Durian

Tanaman durian unggul biasanya bisa berbuah sekitar 3-4 tahun. 
Ciri ciri durian yang siap panen :

  • Ujung duri kulit buah berwarna kecoklatan

  • Warna Garis diantara duri jelas dan kontras

  • Ruas tangkai membesar

  • Berbau khas durian

  • Saat dipukul  berbunyi terasa ada ruang dalam buah.


Beberapa langkah telah kami sampaikan secara ringkas, untuk mendapatkan hasil yang lebih Maksimal, Berikut Beberapa jenis durian Unggulan Nasional yang sudah dilepas varietasnya oleh kementrian Pertanian :


1. Durian Otong atau Durian Montong


LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN
NOMOR : 9/Kpts/TP.240/1/1987
TANGGAL : 14 Januari 1987
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS
OTONG
Asal : introduksi dari Thailand
Tinggi pohon : 5 – 8 m (rata-rata 6 m)
Lebar tajuk : 2 – 4 m (rata-rata 3 m)
Bentuk tanaman : menyerupai payung sampai kerucut
Percabangan : rapat, mulai dari ketinggian 1 m
Kedudukan cabang : mendatar dengan ujung condong ke atas
Warna batang : kecoklatan
Keadaan batang : agak halus
Bentuk batang : bulat
Bentuk daun : bulat panjang, ujung daun meruncing
Warna permukaan daun atas : hijau
Warna permukaan daun bawah : coklat kekuningan
Kedudukan daun : mendatar sampai condong ke atas
Bentuk bunga : bulat, berkelompok (tandan)
Warna mahkota bunga : putih kekuningan
Warna benang sari : kekuningan sampai kuning
Jumlah bunga per tandan : 1 – 16 kuntum
Jumlah buah per tandan : 1 – 3 buah
Bentuk buah : panjang, bagian ujung dan pangkal agak meruncing
beralur 4 – 5 buah
Warna buah : hijau kekuningan
Bentuk duri : kerucut, kecil agak rapat
Sifat buah : sukar dibelah
Bobot per buah : 1,0 – 1,5 kg
Ketebalan kulit buah : sedang (4 – 6 mm)
Jumlah juring per buah : 4 – 6 juring
Jumlah pongge per buah : 5 – 15 buah
Warna daging : kuning
Jumlah biji sempurna per buah : 5 – 10 buah
Bentuk biji : lonjong, sedang
Keadaan daging : cukup tebal, kering, kurang berlemak
Aroma daging : sedang, tidak tajam
Produksi buah per pohon : 20 – 50 buah pada umur 7 tahun
Ketahanan terhadap hama : agak peka terhadap penggerek buah Tirathaba sp
Ketahanan terhadap penyakit : agak peka terhadap busuk akar Fusarium sp
Penampilan tanaman : cukup menarik
Keterangan : tanaman mampu berbuah beberapa kali setahun (mulai
berbuah umur 5 – 8 tahun)
MENTERI PERTANIAN
ttd
ACHMAD AFFANDI



2. Durian Kani


LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN
NOMOR : 10/Kpts/TP.240/1/1987
TANGGAL : 14 Januari 1987
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS
KANI
Asal : introduksi dari Thailand
Tinggi pohon : 5 – 8 m (rata-rata 6 m)
Lebar tajuk : 2 – 4 m (rata-rata 3 m)
Bentuk tanaman : kerucut sampai menjulang
Percabangan : jarang, mulai dari ketinggian 1 m
Kedudukan cabang : agak condong ke atas
Warna batang : kecoklatan
Keadaan batang : agak kasar
Bentuk batang : bulat, persegi pada bagian pangkal
Bentuk daun : bulat panjang, ujung daun menumpul
Warna permukaan daun atas : hijau tua
Warna permukaan daun bawah : kuning kecoklatan
Kedudukan daun : mendatar sampai condong ke bawah (bergantung)
Bentuk bunga : bulat, besar, berkelompok (tandan)
Warna mahkota bunga : putih kekuningan
Warna benang sari : kekuningan
Jumlah bunga per tandan : 1 – 10 kuntum
Jumlah buah per tandan : 1 – 3 buah
Bentuk buah : bulat, beralur 4 – 5 buah
Warna buah : kuning kecoklatan
Bentuk duri : kerucut, agak rapat, tajam
Sifat buah : agak sukar dibelah
Bobot per buah : 1,0 – 1,5 kg
Ketebalan kulit buah : sedang (3 – 5 mm)
Jumlah juring per buah : 4 – 6 juring
Jumlah pongge per buah : 5 – 18 buah
Warna daging : kekuningan
Jumlah biji sempurna per buah : 5 – 12 buah
Bentuk biji : lonjong, kecil
Keadaan daging : cukup tebal, kering, berlemak
Rasa daging : manis
Tekstur daging : halus
Aroma daging : sedang, tidak terlalu tajam
Produksi buah per pohon : 15 – 50 buah per tahun pada umur 7 tahun
Ketahanan terhadap hama : agak peka terhadap penggerek buah Tirathaba sp
Ketahanan terhadap penyakit : agak peka terhadap busuk akar Fusarium sp
Penampilan tanaman : kurang menarik
Keterangan : tanaman mampu berbuah beberapa kali setahun (mulai
berbuah umur 5 – 8 tahun)
MENTERI PERTANIAN
ttd
ACHMAD AFFANDI

3. Durian Matahari



LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN
NOMOR : 74/Kpts/TP.240/2/1995
TANGGAL : 3 Pebruari 1995
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS MATAHARI
Asal : Cimahpar, Bogor
Tinggi tanaman : 20 m
Lebar tajuk : 16 m
Bentuk tanaman : kerucut
Percabangan : rapat mulai ketinggian 1 m
Kedudukan cabang : condong ke atas
Warna batang : kecoklatan
Keadaan batang : halus
Bentuk batang : bulat (gilig)
Bentuk daun : bulat panjang dengan ujung meruncing (panjang 2,5 x lebar)
Warna permukaan daun atas : hijau tua
Warna permukaan daun bawah : coklat kemerahan
Kedudukan/ letak daun : mendatar
Bentuk bunga : bulat dalam tandan
Warna mahkota bunga : putih
Warna benang sari : kekuningan
Jumlah bunga/ tandan : 6 – 14 bunga
Jumlah buah/ tandan : 1 – 3 buah
Bentuk buah : bulat panjang
Warna buah : hijau kecoklatan
Bentuk duri : besar, jarang, runcing, bengkok
Sifat buah : mudah dibelah (normal)
Berat/ buah : 2 – 3,5 kg
Ketebalan kulit buah : sedang (5 – 10 mm)
Jumlah juring/ buah : 5 buah
Jumlah pongge/ buah : 10 – 20 buah
Warna daging : kuning cerah
Banyak biji sempurna/ buah : 5 – 10 buah
Bentuk biji : lonjong, sedang
Ketebalan daging : tebal
Keadaaan daging : kering, berlemak
Rasa daging : manis
Tekstur daging : berserat halus
Aroma daging : sedang tidak tajam
Hasil/ pohon : 50 – 200 buah pada umur 20 tahun
Ketahanan terhadap hama : tahan terhadap penggerek buah Tirathaba ruptilinea
Ketahanan terhadap penyakit : tahan terhadap busuk akar Fusarium sp.
Keterangan : - penampilan tanaman kurang menarik
- warna, rasa, dan keringnya daging buah
Peneliti : Moh. Reza T., Wijaya, Danil Efendi, Ahmad Riyadi Wastra,
Asep Priatna, Abas Alibasyah, Dolly Pandelaki, Umi Sri
Rezeki, Nyi Suryati
MENTERI PERTANIAN
ttd
SJARIFUDIN BAHARSJAH

4. Durian Sukun


LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN
NOMOR : 889/Kpts/TP.240/11/1984
TANGGAL : 12 November 1984
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS
SUKUN
Asal : lokal Gempolan, Karanganyar
Tinggi pohon : 15 m
Lebar tajuk : 6 m
Bentuk tanaman : menjulang
Percabangan : agak jorong, mulai dari ketinggian 3 m
Kedudukan cabang : agak horizontal, ujung ke atas
Warna batang : kecoklatan
Keadaan batang : halus
Bentuk batang : bulat (gilig)
Bentuk daun : bulat panjang, ujung melebar
Warna permukaan daun atas : hijau tua
Warna permukaan daun bawah : kekuningan
Kedudukan daun : mendatar, ujung daun melengkung ke bawah
Bentuk bunga : bulat, dalam tandan
Warna mahkota bunga : putih
Warna benang sari : kekuningan
Jumlah bunga per tandan : 8 – 15 kuntum
Jumlah buah per tandan : 1 – 2 buah
Bentuk buah : bulat panjang (lanset)
Warna buah : kekuningan
Bentuk duri : kerucut, kecil, rapat
Sifat buah : mudah dibelah
Bobot per buah : 1,5 – 3,0 kg
Ketebalan kulit buah : agak tebal (lebih dari 10 mm)
Jumlah juring per buah : 5 juring
Jumlah pongge per buah : 5 – 15 buah
Warna daging : putih kekuningan
Jumlah biji sempurna per buah : 0 – 1 buah, yang lain biji kempes
Bentuk biji : lonjong, kecil
Ketebalan daging : tebal sekali
Keadaan daging : kering berlemak
Rasa daging : manis
Tekstur daging : halus
Aroma daging : harum
Produksi buah per pohon : 100 –300 buah per tahun, umur 100 tahun
Ketahanan terhadap penyakit : tahan terhadap penyakit busuk akar Fusarium sp
Ketahanan hama penggerek buah : tahan terhadap Tirathaba ruptilinea
Penampilan tanaman : kurang menarik
Keterangan : kualitas buah lebih baik daripada durian luar negeri
Peneliti : Moh. Reza, Moh. Jamal dan Hendro Sunarjono
MENTERI PERTANIAN
ttd
ACHMAD AFFANDI

5. Durian Kromo Banyumas atau Durian Bawor

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 035/Kpts/SR.120/D.2.7/4/2015
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS
KROMO BANYUMAS
Asal : Karangsalam, Kemranjen, Banyumas
Silsilah : Seleksi Pohon Induk
Golongan varietas : Klon
Tinggi tanaman : 21,98 m
Bentuk tajuk tanaman
Percabangan
:
:
Seperti payung
Agak mendatar
Bentuk penampang batang : Bulat
Diameter batang : 54 cm
Warna batang : Coklat
Tekstur batang : Kasar
Bentuk daun
Bentuk ujung daun
Bentuk pangkal daun
:
:
:
Bulat panjang
Sedang
Membulat
Ukuran daun : Panjang : 11,5 – 13,2 cm
Lebar : 3,8 – 4,4 cm
Warna daun : Bagian atas hijau muda;
Bagian bawah hijau keemasan
Bentuk bunga : Bulat telur
Warna bunga
Warna kelopak bunga
Warna mahkota bunga
Warna kepala putik
Warna benang sari
:
:
:
:
Putih kekuningan
Putih
Putih
Kuning
Waktu berbunga : Mei – Agustus
Bentuk buah : Lonjong
Ukuran buah : Panjang : 27 – 32 cm
Diameter : 23 – 25 cm
Warna kulit buah muda
Warna kulit buah matang
:
:
Coklat
Hijau coklat
Duri buah : Tipe VI
Warna daging buah : Oranye
Rasa daging buah : Manis
Ketebalan daging buah : 14 – 27 mm
Aroma buah : Sedang
Bentuk biji : Tipe 2
Warna biji : Coklat
Kandungan air : 73,51 – 77,26 %
Kadar gula : 20,6 – 24,6 0brix
Kandungan lemak : 3,51 – 4,53 %
Kandungan vitamin C : 255,52 – 464,46 mg/100 gr bahan
Jumlah juring per buah : 5
Berat per buah : 4 – 8 kg
Jumlah buah per tanaman : 197 buah
Persentase bagian buah yang dapat
dikonsumsi
: 26,9 %
Daya simpan buah pada suhu 25 - 27 oC : 6 – 7 hari
Hasil buah per pohon per tahun : 185 – 197 buah / pohon/ tahun
Identitas pohon induk tunggal : PIT milik Bapak Kromo, Desa
Karangsalam, Kecamatan Kemranjen,
Kabupaten Banyumas.
Nomor registrasi pohon induk tunggal : …./DR.KromoBanyumas/JT/0.26/31/2014
Perkiraan umur pohon induk tunggal : ± 30 tahun
Penciri utama : Daging buah berwarna oranye
Keunggulan varietas : Ukuran buah besar, warna daging buah
menarik (berwarna oranye) rasa daging
buah manis, ukuran daging buah tebal,
tekstur daging buah pulen.
Wilayah adaptasi : Beradaptasi dengan baik di ketinggian
200 – 1000 mdpl.
Pemohon : Ir. H. Achmad Husein (Bupati Banyumas)
Pemulia : Panca Jarot Santoso, SP, M.Sc (Balitbu
Tropika Solok)
Peneliti : Ir. Sri Rukmini; Haryanto, SP; Ir. Antonia
S; Sriyono, SP, MP; Ir. Edy Subagyono;
Ir. Siti Khawariyah (BPSB Jawa Tengah)
A.n MENTERI PERTANIAN
DIREKTUR JENDERAL HORTIKULTURA,
TTD
HASANUDDIN IBRAHIM

6. Durian SOJ

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 143/Kpts/SR.120/D.2.7/9/2015
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS
SOJ
Asal : Dalam negeri (Desa Kampung Anyar,
Kecamatan Glagah, Kabupaten
Banyuwangi)
Silsilah : Seleksi pohon induk
Golongan varietas : Klon
Tinggi tanaman : 30 m
Bentuk tajuk tanaman : Piramida tumpul
Bentuk penampang batang : Bulat
Diameter batang : 30 cm
Warna batang : Coklat keabu – abuan (RHS 174 A)
Bentuk daun : Oblong
Ukuran daun : Panjang 13,8 – 15,7 cm;
Lebar 5,0 – 5,8 cm.
Warna daun : Hijau tua (RHS 199 B)
Bentuk bunga : Bulat panjang
Warna bunga
Warna kelopak bunga
Warna mahkota bunga
Warna kepala putik
Warna benang sari
:
:
:
:
Hijau muda (RHS 150 B)
Putih (RHS 196 D)
Kuning (RHS 8 A)
Putih kekuningan (RHS 155 B)
Waktu berbunga : Oktober – November
Waktu panen : Pebruari – Maret
Bentuk buah : Bulat telur
Ukuran buah : Panjang 17,3 – 22,0 cm;
Diameter 13,5 – 16,9 cm.
Warna kulit buah muda
Warna kulit buah masak
:
:
Hijau (RHS 141 D)
Coklat kehijauan (RHS 141 C)
Duri buah : Meruncing
Warna daging buah : Orange terang (RHS 28 C)
Rasa daging buah : Manis pahit
Ketebalan daging buah : 15,0 – 16,5 mm
Aroma buah : Sedang
Bentuk biji : Lonjong
Warna biji : Coklat kekuningan (RHS 168 D)
Kandungan air : 66,15 %
Kadar gula : 17,70 %
Kandungan lemak : 3,4 %
Kandungan vitamin C : 52,61 %
Jumlah juring per buah : 4 – 6 juring
Berat per buah : 1,5 – 2,0 kg
Jumlah buah per tandan : 1 – 2 buah
Persentase bagian buah yang dapat
dikonsumsi
: 25,2 – 36,7 %
Daya simpan buah pada suhu 26 - 28oC : 3 – 4 hari setelah panen
Hasil buah per pohon per tahun : 100 – 150 buah/pohon/tahun
Identitas pohon induk tunggal : Pemilik PIT : Abdul Kadir
Nomor registrasi pohon induk tunggal : Dr.SOJ/JTM/0.13/601/2015
Perkiraan umur pohon induk tunggal : 25 tahun
Penciri utama : Kulit tebal, tidak mudah pecah dan
mudah dibuka
Keunggulan varietas : Warna daging buah berwarna oranye
terang (RHS 28 C), mempunyai nilai
ekonomi tinggi.
Wilayah adaptasi : Kecamatan Glagah, Licin, Kalipuro, Giri
dan Songgon
Pemohon : Pemerintah Daerah Kabupaten
Banyuwangi, Dinas Pertanian Kehutanan
dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi,
Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur, dan
UPT PSBTPH Propinsi Jawa Timur.
Peneliti : Yayak Rahman Hidayat, SP. Pariono, SP.
Bagus Budiono, SP., Ghufron (UPT
PSBTPH Propinsi Jawa Timur)
Saipullah, SP.MMA., Ir. Lasiman, Eko
Yulianto, SP (Dinas Pertanian Kehutanan
dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi)
A.n MENTERI PERTANIAN
DIREKTUR JENDERAL HORTIKULTURA,
TTD
SPUDNIK SUJONO KAMINO

Klon Durian Komersial Introduksi dari Malaysia “ Musang King, D-24, Duri Hitam, Ochee “

Di Malaysia, kultivar durian unggul hasil seleksi diberi kode nomor dengan huruf D di depannya. Terdapat beberapa jenis yang klon durian komersial yang di rekomendasikan untuk di tanam di antaranya adalah 

  • 'D24' Durian Sultan Agung
  • 'D99' Durian Gob Kecil
  • 'D123' Durian Chanee
  • 'D145' Durian Besereh
  • 'D158' Durian Gan Yao
  • 'D159' (klon sama dengan varietas 'Montong').
  • 'D169' Durian Tok Litok
  • 'D197' Durian Musang king / Raja Kunyit

Menurut peneliti durian di Malaysia Dr. Aziz Zakaria, musang king saat ini terbaik di Negaranya “ penjualan buah dan bibit nya laris dan bertahan dari tahun ke tahun “ Kata Dr. Aziz yang sudah 30 tahun meniliti durian musang king, kelebihan lain dari si raja kunyit bersifat genjah dan lebih cepat berbuah berbanding dengan varietas lain sehingga harga jual lebih tinggi. Walaupun musang king tergolong unggul jika tanpa perawatan yang maksimal, akan sukar mendapat buah yang berkualitas istimewa.

Dari segi rasa juga durian musang king dapat di terima dan di sukai semua durian lover, mencicipi durian musang king membuat pecinta durian “ ketagihan”. Warna daging sangat kuning, daging tebal, isi kempes bertekstur halus, rasa lemak manis dan pahit.

Akan tetapi di balik kelebihannya tentu terdapat kelemahannya, sedangkan kelemahan durian musang king adalah rentan penyakit kanker batang dan tidak tahan kekeringan pada awal penanaman.



Cara menghadapinya ialah dengan cara penyemprotan fungisida dan insektisida secara rutin untuk menghindari serangan hama dan penyakit, jika sampai telat menyemprot bisa sampai terkena serangan penyakit kanker batang. Dengan cara lain menanam durian musang king berkaki ganda, berkaki 3 atau berkaki 4 misalnya jika satu batang terserang kanker, masih ada 2 atau lebih kaki yang yang selamat.





Bibit durian musang king kaki ganda 





Bibit durian Musang King Kaki Tunggal, Harga lebih murah   

Daya simpan durian musang king pascapanen, daya tahan durian musangking memang rendah berkisar antara 2-3 hari setelah panen, namun bisa di siasati dengan teknik pascapanen yang benar buah bisa di buat tahan sampai 7hari. Dengan cara petani memasang jaring sebagi penahan “ Para petani di Malaysia memanen buah jatuhan dengan jaring sebagai penahan. Dengan demikian benturan tidak terlalu keras dan mencegah buah pecah.

Selain itu ada opsi lain menurut pengalaman Bapak Haryanto dari pasar swalayan Hokky di Surabaya untuk mengatasi daya tahan buah yang singkat, Pak Haryanto segera membuka buah dan mengemas daging buah ketika durian mulai merekah. Setelah itu di bekukan daging buah dalam kemasan, Durian beku bisa bertahan hingga 6 bulan,” Dengan demikian durian bisa tahan hingga musim durian usai. Pada saat diluar musim itu Swalayan Hokky menjualnya dengan harga lebih mahal yaitu mencapai 600-800rb per kg. “ Rasa daging buah beku tidak berubah” Ujar Haryanto. 


Sumber : Majalah Trubus Edisi 557 April 2016



















 









Pusat Pembibitan Durian | Durian Unggul Nasional | Durian Musang King | Pemupukan Durian | Hama penyakit Durian | Cara membuahkan Durian | Durian Merah | Durian Kumbo Karno | durian pelangi | jenis jenis durian unggul | jenis jenis durian Malaysia | 
harga bibit Durian | sentra pembibitan Durian |  pusat pembibitan durian di jogja | pusat pembibitan durian di Surabaya | Pusat Pembibitan durian di banyuwangi | pusat pembibitan durian di solo | duria sukun |

Bibit Durian Bawor

Cara Membuahkan Durian diluar musim

Pada umumnya durian akan berbuah pada bulan Agustus-November. Akan tetapi,  tanaman durian bisa dirangsang agar mau berbuah di luar musimnya. Untuk bisa berbuah di luar musim, tanaman yang akan diperlakukan harus memenuhi beberapa kriteria. Adapun kriterianya sebagai berikut.
  1.  Tanaman sehat, ditandai dengan percabanan yang merata, daun berwarna hijau tua mengilap, dan tidak sedang terserang hama atau penyakit.
  2. Tanaman sudah cukup umur atau sudah pernah berbunga
  3. Sebaiknya, tanaman tidak dalam fase pertumbuhan tunas dan daun baru (pupus).

Salah satu contoh yang kami coba untuk membuahkan durian diluar musim pada tahun 2015  diantaranya dengan pupuk boster, dengan aplikasi dan cara yang tepat, tanaman durian yang kami beri pupuk boster bisa berbunga dengan lebat.

kebun durian bawor



jual bibit durian bawor | bibit duren bawor | harga bibit durian bawor | durian bawor banyumas | penangkar bibit durian bawor | keunggulan durian bawor | rasa buah durian bawor | bibit durian bawor di jawa timur | bibit durian bawor di bandung | bibit durian bawor di semarang | bibit durian bawor di jakarta | bibit durian bawor di lampung | manfaat kaki ganda pada durian bawor | durian montong oranye | durian berkaki | durian sambung | durian okulasi | cara okulasi durian | cara menyambung durian | durian bawor di kalimantan | bibit durian bawor di surabaya | jual bibit durian bawor surabaya | jual bibit durian pelangi surabaya |

Langkah-langkah Agar Tanaman Durian Cepat Berbuah

Diantara sekian jenis tanaman buah yang ditanam di pekarangan, tanaman buah durian lah yang tergolong paling menjengkelkan bagi para pemiliknya. Umumnya, alasannya karena lamanya menunggu tanaman durian tersebut berbuah. Tanaman durian akan mulai berbuah pada umur 4-5 tahun namun dalam proses pembudidayaanya buah durian ini dapat dipercepat masa berbuahnya jika menggunakan bahan tanam hasil perbanyakan vegetatif. Teknik-teknik yang biasa dan paling banyak di pakai adalah okulasi atau penyambungan. Namun ada juga beberapa faktor mengapa tanaman buah durian lama dalam proses berbuahnya bahkan terkadang sulit untuk berbuah. Faktor tersebut harus benar-benar diperhatikan, agar tanaman durian yang Anda tanam tidak sia-sia dan menghasilkan buah yang berkualitas serta banyak. Apa saja faktor tersebut? Berikut penjelasannya
1. Kurang Sinar Matahari
Setiap tanaman membutuhkan fotosintesis. Maka, tanaman mutlak memerlukan sinar matahari. Begitu juga dengan durian yang membutuhkan sinar matahari penuh, yakni selama 8 - 12 jam sehari. Jika kebutuhan sinar matahari kurang pada tanaman durian, maka pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman akan terganggu. Tempat yang ideal untuk budidaya tanaman durian biasanya adalah daerah yang memeiliki intensitas penyinaran matahari sekitar 40-50% (Bernardinus, 2006: 10). Intensitas sinar matahari di dataran rendah lebih kecil daripada di dataran tinggi, namun waktu penyinaran di dataran rendah lebih lama. Semakin rendah intensitas sinar matahari yang diterima, tanaman memerlukan waktu lebih lama untuk melakukan proses fisiologis sehingga perubahan karbohidrat dalam buah menjadi gula semakin sulit dilakukan.
2. Jenis dan Kesuburan Tanah
Jenis tanah yang cocok untuk durian adalah jenis tanah grumosol dan ondosol. Tanah yang memiliki ciri-ciri warna hitam keabu-abuan kelam, struktur tanah lapisan atas bebutir-butir, sedangkan bagian bawah bergumpal, dan kemampuan mengikat air tinggi. Dan keasaman tanah yang cucuk untuk durian adalah (pH) 5 – 7, dengan pH optimum 6 – 6,5. Dan juga tanah lempung berpasir yang gembur dan banyak mengandung unsur hara. Jika tanah di pekarangan terlalu liat, akar tanaman biasanya susah berkembang. Alhasil, pertumbuhan tanaman menjadi lambat.
3. Kedalaman Lapisan Tanah
Durian termasuk tanaman berakar tunggang yang dapat menembus lapisan tanah hingga kedalaman dua meter atau lebih. Lapisan tanah yang dangkal menyebabkan durian tidak bisa tumbuh optimal, tanaman biasanya pendek, daunnya jarang, tidak berbuah, daun menguning, kemudian lama-kelamaan akan mati. Akar durian mampu menembus tanah sampai ke dalaman 3 meter, maka dari itu untuk lokasi idealnya dipilih daerah yang memiliki kedalaman air tanah sekitar 50 – 300 cm.
4. Umur dan Bibit Asal Tanaman
Waktu berbuah durian tergantung umur tanaman. Tanaman yang berasal dari biji, mulai berbuah pada umur 10—12 tahun. Dan untuk tanaman durian dari hasil okulasi, biasanya akan berbuah pada umur 8 tahun. Untuk durian unggul, bisa berbuah pada umur 5 tahun.
5. Pengairan dan Musim
Durian termasuk tanaman yang masa berbuahnya tergantung musim. Umumnya, tanaman durian mengeluarkan bunga setelah mengalami masa kering dua bulan atau lebih dan mendapat masa basah berturut-turut minimum sekitar satu bulan. Untuk itu pada saat tanaman berbuah penyiraman dilakukan 1 – 3 kali seminggu di musim kemarau. Kekurangan air pada tanaman durian akan mengakibatkan kerontokan buah. Penyiraman paling baik dilakukan pada pagi hari.
6. Penyerbukan
Adakalanya durian yang ditanam di pekarangan berhasil mengeluarkan bunga, tetapi gagal membentuk buah. Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk.Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan, padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan.Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas, sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.
7. Kekurangan Unsur Mikro
Tanaman durian yang kekurangan unsur mikro, seperti Zn, Fe, Mg, dan Ca menyebabkan pertumbuhannya terhambat atau enggan berbuah.
Demikian artikel tentang cara agar tanaman buah Durian cepat berbuah, Anda tentunya bisa memperaktekan sendiri di pekarangan masing-masing. Untuk info pengadaan bibit, kini tak usah khawatir. CV Mitra Bibit telah menyediakan bibit buah durian yang telah siap tanam dan tentunya dengan kualitas yang tidak siragukann lagi.

Jenis-jenis Buah Durian

Tanaman durian yang sudah mulai berbuah
Durian (Durio Zibethinus)....,,  Setiap orang pasti mengenalnya. Buah durian merupakan buah yang mimiliki nilai ekonomis yang tinggi, selain aromanya yang sangat khas dan harum, rasanya pun enak dan lezat. Batang pohon durian bisa di jadikan bahan bangunan dan kayu bakar.  Aroma durian yang khas sudah mulai tercium sejak  dari bunga dan bakal buahnya.
Durian mempunyai bunga yang sempurna karena memiliki kelamin jantan dan betina sekaligus.

Bagi pecinta buah ini tentu akan lebih memahami dan mengenal banyak tentang buah durian. Bahkan bagi sebagian orang rela berburu durian sampai ke beberapa daerah hanya untuk mencoba mencicipi jenis-jenis durian yang berbeda. Tentunya dari sekian banyak jenis durian ini memiliki rasa yang berbeda.

Bibit durian unggul
Jenis buah durian unggul yang sangat populer saat ini yaitu:
Durian Bawor/Bhineka Bawor (Unggulan Banyumas Jateng)
 Durian Bawor Monthongnya Banyumas  merupakan Durian monthong Orange. Bibit durian bhinneka bawor di hasilkan dari berbagai macam jenis spesies durian yang dijadikan menjadi satu batang dengan batang pokoknya bibit durian montong dengan spesies-spesies yang lain dari bibit durian lokal yang mutunya bagus.
Durian Pelangi papua
Durian Musang King (unggulan Malaysia)
Durian Menoreh Kuning (unggulan Yogyakarta Sertifikat Nasional)
Durian Petruk (Unggulan Jepara) Durian Petruk ini terkenal dengan rasanya yang ekstra legit dibanding jenis durian lain.  Durian petruk berasal dari Jepara Jawa Tengah. Ciri-ciri durian petruk adalah rasanya yang manis, bentuk buah lonjong alur seperti buah belimbing,aroma mantab, manis, lezat agak pahit, baunya yang menyengat, daging buahnya tebal, dan bijinya yang kecil dan daging buahnya yang tidak lembek.
Durian Matahari (Unggulan Nasional)
Durian Matahari durian Unggul Nasional dengan rasa manis legit pulen daging buah tebal berwarna kuning seperti pancaran sinar matahari oleh karena itu disebut durian matahari.

Dari beberapa jenis durian di atas, mana yang Anda pernah coba dan jenis durian mana yang paling Anda suka?

Karena buah durian ini memiliki sangat banyak peminatnya, maka tak heran pula banyak yang berinat untuk membudidayakan buah durian ini. Jika Anda berminat untuk membudidayakan buah durian, kami juga menyediakan bibit durian unggulan. Segera hubungi kami untuk mendapatkan harga bibit tanaman durian dengan harga yang kompetitif dari Kami.

Potensi Budidaya Buah Durian Montong

Anda punya lahan kosong dan subur yang lumayan luas namun bingung mau diapakan? Jika anda berniat meraup untung yang banyak, anda harus melihat prospek usaha budidaya durian montong! Jenis durian yang sedang banyak diminati oleh para penggemar durian di seantero Indonesia.

Foto disamping adalah foto buah durian montong buah pertama, usia tanam 4 tahun.

Melihat buahnya saja sudah meneteskan air liur, apalagi membelah dan melahapnya. Terbayang bukan? kelezatan durian montong yang asalnya dari Thailand ini.Selain mempunyai bentuk yang besar dan rasanya yang manis, aroma dari durian montong ini juga sangat tajam menggoda para penggemar durian.Harga Buah Durian Montong di Pasaran bisa mencapai Rp. 25.000-30.000 per/kg. Bisa dibayangkan betapa besar keuntungan yang diperoleh dari penjualan durian montong ini bukan? Cukup menunggu 4-5 tahun sejak masa penanaman, setelah itu durian montong siap dijual.

Produksi buahnya dalam satu pohon cukup banyak. Sayangnya tanaman ini agak rentan terhadap penyakit tanaman seperti Phytophthora .sp. Namun jika perawatannya benar, maka tidak perlu khawatir akan penyakit tersebut. Bentuk buah bervariasi, dari bulat panjang sampai hampir persegi. Durinya besar dan tersusun jarang. Bobot buahnya mampu mencapai 6 kg, bahkan ada yang pernah mencapai 13 kg. Kulitnya tebal dengan warna hijau. juringnya ada 5. Warna daging buah ada yang kuning emas, ada pula yang krem. Dagingnya sangat tebal dengan rasa manis legit dan aroma harum sedang. Ketinggian yang baik untuk budidaya durian montong adalah 400-600 m diatas permukaan laut. Durian montong menyukai daerah yang beriklim basah, jadi sangat cocok dibudidayakan di Indonesia bagian barat dan tengah.

Bagi yang berminat memulai usaha di bidang perkebunan, agaknya durian montong mempunyai prospek yang sangat cerah. Walaupun anda hanya mempunyai 100 pohon durian montong, sementara Satu pohon bisa menghasilkan 100 kilogram (kg) buah dengan berat rata-rata satu buahnya mencapai 3-5 kg dengan harga jual RP. 25.000-30.000 per/kg, Bisa dibayangkan keuntungan yang akan anda peroleh bukan?

Bibit-bibit durian montong banyak tersedia di pasar-pasar bibit, namun hati-hati dengan bibit yang kurang berkualitas. Pastikan anda membeli pada agen-agen bibit yang sudah terpercaya. Dalam hal ini, kami siap memegang kepercayaan anda dan mengantarkan anda untuk sukses dalam bisnis budidaya durian montong. Kami, CV. Mitra Bibit menjual bibit durian montong yang berkualitas dalam partai kecil maupun besar. Kualitas kami merupakan kepercayaan anda. Silahkan hubungi kami melalui kontak yang tersedia.

Cara Budidaya Buah Durian



SYARAT PERTUMBUHAN

Durian tumbuh optimal pada ketinggian 50-600 m dpl, dengan suhu 21-29 0C, intensitas cahaya 40-50 %, curah hujan ideal 1.500 - 2.300 mm per-tahun. Tanah yang cocok, lempung berpasir subur dan banyak kandungan bahan organik, dan pH 6 - 7.

PEMBIBITAN

Pilih bibit tanaman yang subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas hama & penyakit, percabangan 2-4 arah dan ada tunas baru. Usahakan bibit durian okulasi, buahnya lebih cepat dan rasanya sesuai induknya

PERSIAPAN LAHAN

Pembukaan lahan sebaiknya pada musim kemarau. Bersihkan alang-alang dan gulma lain serta tanaman keras yang mengganggu masuknya sinar matahari. Lahan miring sebaiknya dibuat terasering. Buat saluran-saluran pembuangan air.

Jarak tanam yang umum `12  x 12 m atau 10 x 10 m

Skala luas di tempat terbuka mutlak diperlukan tanaman pelindung,misal lamtoro,turi,gamal,sengon atau pepaya. Tanaman pelindung ditanam setelah penyiapan lahan.

Buat lubang tanam ukuran 60 x 60 x 60 cm. Pisahkan tanah bagian atas dengan bagian bawah dan biarkan selama sekitar 3  minggu, agar tanah galian terkena panas cukup lama. Tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang matang 30 kg + 400 gram TSP  dan 2 sendok FURADEN sebagai media tanam, kemudian masukkan campuran tersebut ke dalam lubang tanam.

PENANAMAN

Buatlah  lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran  keranjang bibit. Ambil bibit dan buka plastik pembungkus tanah secara hati-hati. Tanam bibit sebatas leher akar tanpa mengikutkan batangnya. Siram air secukupnya setelah selesai tanam. Tancapkan dua ajir disamping kiri dan kanan tanaman, lintangkan 2 bambu pendek melintang ikatkan dengan kedua ajir dikanan dan kiri tanaman. Hal ini dilakukan agar tanaman durian terjepit sehingga kokoh dan tegak.

PENGAIRAN

Penyiraman dilakukan mulai  awal pertumbuhan sampai tanaman berproduksi. Pada waktu berbunga, penyiraman dikurangi. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi hari.
PEMANGKASAN ATAU WIWILAN
Pangkas tunas-tunas air yang bisa menganggu pertumbuhan cabang pokok, dan pangkas pula cabang atau ranting yang sudah mati dan terserang hama penyakit, serta ranting-ranting yang kurang mendapat sinar matahari. Ketika tanaman mencapai ketinggian tertentu 5 m, pucuk tanaman dipangkas.

PEMUPUKAN

Dosis dan jenis pupuk tergantung pada jenis dan kesuburan tanah atau sesuai rekomendasi setempat, misal sebagai berikut :
Umur (tahun)    NPK (kg/ph)    Pupuk kandang(kg/ph)    Frekwensi per-tahun
  1 - 3               0,6 - 1,0           40 - 50                          3 - 4
  4 - 6               1,5 - 2,5           80 - 150                        2 - 3
 15 - 10            3,0 - 5,0           200 - 300                      1 - 2


Pemupukan sejak awal pertumbuhan sampai tahun ke-3 dengan pupuk NPK yang kadar N tinggi.
Waktu pemupukan pupuk kandang sekali setahun pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. Sedangkan pupuk Makro sesuai dengan umur tanaman. Caranya denganmembual galuran kecil melingkari tanaman sesuai dengan lebar tajuk ,kemudian taburkan memutar sesuai galuran, tutup kembali galuran pupuk dengan tanah.
untuk.

PENYERBUKAN


Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan, padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas,  sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.

PERAWATAN BUAH

Penyeleksian buah setelah berdiameter 5 cm. Sisakan dua buah terbaik, jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Tanaman durian yang baru pertama kali berbuah sebaiknya dipelihara satu atau dua butir buah. Untuk mencegah kerontokan buah setelah buah berumur 10 hari sejak terbentuk, lebih bagus jika diberikan pupuk makro NPK (0,5-1 kg/pohon)

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT

1. Penggerek Batang (Batocera sp. , Xyleutes sp.)
Menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting. Gejala serangan tanaman layu, daun kering dan rontok akhirnya mati. Pengendalian; sanitas kebun, potong dan musnahkan batang, dahan, atau ranting yang parah terserang, tutup bekas lubang gerekan dengan kapas yang sudah diberi insektisida

2. Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis )
Gejala buah menjadi busuk berulat dan akhirnya rontok. Semprotkan sejak awal dengan pestisida dan insektisida untuk membasmi hama tersebut
3. Kutu Putih ( Pseudococus sp.)
Hama ini menyerang dengan mengisap cairan dan bisa sebagai pembawa penyakit embun jelaga dan penyebaran dibantu semut. Gejala serangan daun keriting dan merana, sehingga bunga dan buah bisa rontok. Semprotkan pestisida 500 ec
4. Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.)
Ketiga ulat menyerang dengan cara memakan daun sehingga berlubang dan rusak. Semprotkan pestisida/dan insektisida
5. Penyakit Kanker Batang (Phytophthora palmivora)
Gejala serangan adanya luka yang mengeluarkan lendir warna merah pada kulit batang bagian bawah dekat tanah. Setelah batang busuk, pucuk-pucuk tanaman akan mengering, daun layu dan rontok, dan akhirnya mati. Pengendalian dengan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, pemangkasan, sejak awal sebelum tanam sebarkan taburkan Furaden.
6. Penyakit Busuk Akar (Jamur Fusarium sp.)
Jika dibelah, pada bagian korteks akan tampak warna coklat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak coklat. Tanaman yang terserang dimusnahkan dan dibakar serta bekas lubang tanam ditaburi kapur.  perbaiki sistem drainase
7. Penyakit Bercak Daun (Jamur Colletotrichum sp.)
Gejala adanya bercak-bercak besar kering pada daun tanaman yang akhirnya berlubang. Potong daun terserang,  Pencegahan gunakan fungisida berbahan aktif tembaga.
8. Penyakit Jamur Upas (pink disease)
Gejala munculnya cairan kuning pada bagian batang terserang dan diselimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat berbentuk seperti laba-laba sehingga menyebabkan kematian pada batang. Potong bagian terserang, kurangi kelembaban, Oleskan  fungisida berbahan aktif tembaga pada bagian terserang

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata  0,5 tutup botol per tangki

PEMANENAN


Waktu panen berbeda tergantung jenis varietas. Jenis monthong sekitar 125 - 135 hari setelah bunga mekar, jenis chanee sekitar 110 - 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul. Cara penen dengan memetik atau memotong buah di pohon dengan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkal batang dan usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena mengurangi kualitas buah.