Cari

Kontak Kami

Untuk Pemesanan atau Informasi Tentang Benih & Bibit Tanaman Silakan Hubungi
HP/WA:
0852-2848-4369
PIN BB: 5E7B82B4
Email: Pengelola@MitraBibit.com

Alamat:

Jl. Kemiri-Karangduwur, Ds. Karangduwur,
Kec. Kemiri,
Kab. Purworejo, Jateng

Segera pesan biji atau bibit tanaman disini, dan dapatkan harga yang kompetitif dari kami.

Partner

Sahabat Mitra Bibit

Cara Menanam Durian Agar Cepat Berbuah




Cara menanam durian agar cepat berbuah tidaklah sulit, ada beberapa hal yang harus kita perhatiakan ketika kita hendak menanam durian diantaranya sebagai Berikut

1. Menentukan Lokasi penanaman durian

Untuk menanam durian yang tepat, kita harus memahami lokasi tanam durian dan lahan seperti apa yang cocok, Berikut merupakan syarat tumbuh tanaman durian diantaranya .

  • Tanah cocok yntuk menanam durian adalah jenis latosol, andosol serta tanah podsolik merah menguning.
  • Tanaman Durian tumbuh dengan baik pada lahan tropis dengan ketinggian sekitar 400-00 meter dpl
  • Intensitas cahaya sekitar 40-50%
  • Curah hujan yang dibutuhkan sekitar 1500-2500 mm per tahun
  • PH tanah sekitar 6-7

2. Pemilihan Bibit Durian



Penanaman durian yang tepat diawali dengan pemilihan bibit durian yang akan ditanam. Bibit yang ditanam haruslah bibit dengan varietas unggulan dan bebas dari segala macam hama dan penyakit. Selain itu harus memiliki kriteria yang baik
Beberapa kriteria bibit durian yang baik diantaranya :

  • Memiliki daunyang rimbun/banyak
  • Bibit durian yang dipilih harus segar
  • Bibit durian harus sehat bebas hama penyakit
  • Memiliki batang yang kekar dan percabangan yang baik
  • Bibit yang baik biasanya ditandai dengan banyaknya tunas pada bibit


3. Cara Menanam Durian

Beberapa langkar yang harus dilakukan saat kita hendak menanam durian diantaranya :

  • Bersihkan lahan dari rumput , gulma dan tanaman liar  pengganggu

  • Lakukan penggemburan tanah dengan cara mencangkul  dan membiarkanya selama beberapa hari sampai kering.

  • Berilah pupuk kandang untuk menambah unsur hara tanah yang dibutuhkan tanaman durian dan dengan cara mencampur dengan tanah dan biarkan selama sekitar 1 minggu agar pupuk terserap oleh tanah.

  • Setelah itu buatlah lubang tanam dengan jarak sekitar 8 x 8 meter. Jarak yang renggang bertujuan agar tanaman tidak berebut nutrisi satu sama lain, selain itu  supaya mendapat sinar matahari yang cukup dan terhindar dari penyebaran penyakit.

  • Lubang tanam dibiarkan sekitar 1 minggu agar gas dan racun tanah memuai.

  • Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan agar mendapatkan pasokan air yang cukup.

  • Tanam durian dengan posisi tegak,

  • Siram tanaman durian secukupnya.


4. Penyiraman Tanaman

Penyiraman tanaman sebaiknya dilakukan secara rutin setiap pagi dan sore pada durian  hinggga mencapai umur 1 bulan selanjutnya menyesuaikan keadaan

5. Penyiangan Tanaman durian

Penyiangan awal sebaiknya tidak menggunakan ccangkul, cukup dicabut setiap rumput liar pengganggu tanaman.

6. Pemupukan Tanaman

Pemupukan susulan dilakukan dengan menaburkan pupuk kandang di sekitar tanaman durian dilakukan setiap 6 bulan sekali.

7. Panen Durian

Tanaman durian unggul biasanya bisa berbuah sekitar 3-4 tahun. 
Ciri ciri durian yang siap panen :

  • Ujung duri kulit buah berwarna kecoklatan

  • Warna Garis diantara duri jelas dan kontras

  • Ruas tangkai membesar

  • Berbau khas durian

  • Saat dipukul  berbunyi terasa ada ruang dalam buah.


Beberapa langkah telah kami sampaikan secara ringkas, untuk mendapatkan hasil yang lebih Maksimal, Berikut Beberapa jenis durian Unggulan Nasional yang sudah dilepas varietasnya oleh kementrian Pertanian :


1. Durian Otong atau Durian Montong


LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN
NOMOR : 9/Kpts/TP.240/1/1987
TANGGAL : 14 Januari 1987
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS
OTONG
Asal : introduksi dari Thailand
Tinggi pohon : 5 – 8 m (rata-rata 6 m)
Lebar tajuk : 2 – 4 m (rata-rata 3 m)
Bentuk tanaman : menyerupai payung sampai kerucut
Percabangan : rapat, mulai dari ketinggian 1 m
Kedudukan cabang : mendatar dengan ujung condong ke atas
Warna batang : kecoklatan
Keadaan batang : agak halus
Bentuk batang : bulat
Bentuk daun : bulat panjang, ujung daun meruncing
Warna permukaan daun atas : hijau
Warna permukaan daun bawah : coklat kekuningan
Kedudukan daun : mendatar sampai condong ke atas
Bentuk bunga : bulat, berkelompok (tandan)
Warna mahkota bunga : putih kekuningan
Warna benang sari : kekuningan sampai kuning
Jumlah bunga per tandan : 1 – 16 kuntum
Jumlah buah per tandan : 1 – 3 buah
Bentuk buah : panjang, bagian ujung dan pangkal agak meruncing
beralur 4 – 5 buah
Warna buah : hijau kekuningan
Bentuk duri : kerucut, kecil agak rapat
Sifat buah : sukar dibelah
Bobot per buah : 1,0 – 1,5 kg
Ketebalan kulit buah : sedang (4 – 6 mm)
Jumlah juring per buah : 4 – 6 juring
Jumlah pongge per buah : 5 – 15 buah
Warna daging : kuning
Jumlah biji sempurna per buah : 5 – 10 buah
Bentuk biji : lonjong, sedang
Keadaan daging : cukup tebal, kering, kurang berlemak
Aroma daging : sedang, tidak tajam
Produksi buah per pohon : 20 – 50 buah pada umur 7 tahun
Ketahanan terhadap hama : agak peka terhadap penggerek buah Tirathaba sp
Ketahanan terhadap penyakit : agak peka terhadap busuk akar Fusarium sp
Penampilan tanaman : cukup menarik
Keterangan : tanaman mampu berbuah beberapa kali setahun (mulai
berbuah umur 5 – 8 tahun)
MENTERI PERTANIAN
ttd
ACHMAD AFFANDI



2. Durian Kani


LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN
NOMOR : 10/Kpts/TP.240/1/1987
TANGGAL : 14 Januari 1987
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS
KANI
Asal : introduksi dari Thailand
Tinggi pohon : 5 – 8 m (rata-rata 6 m)
Lebar tajuk : 2 – 4 m (rata-rata 3 m)
Bentuk tanaman : kerucut sampai menjulang
Percabangan : jarang, mulai dari ketinggian 1 m
Kedudukan cabang : agak condong ke atas
Warna batang : kecoklatan
Keadaan batang : agak kasar
Bentuk batang : bulat, persegi pada bagian pangkal
Bentuk daun : bulat panjang, ujung daun menumpul
Warna permukaan daun atas : hijau tua
Warna permukaan daun bawah : kuning kecoklatan
Kedudukan daun : mendatar sampai condong ke bawah (bergantung)
Bentuk bunga : bulat, besar, berkelompok (tandan)
Warna mahkota bunga : putih kekuningan
Warna benang sari : kekuningan
Jumlah bunga per tandan : 1 – 10 kuntum
Jumlah buah per tandan : 1 – 3 buah
Bentuk buah : bulat, beralur 4 – 5 buah
Warna buah : kuning kecoklatan
Bentuk duri : kerucut, agak rapat, tajam
Sifat buah : agak sukar dibelah
Bobot per buah : 1,0 – 1,5 kg
Ketebalan kulit buah : sedang (3 – 5 mm)
Jumlah juring per buah : 4 – 6 juring
Jumlah pongge per buah : 5 – 18 buah
Warna daging : kekuningan
Jumlah biji sempurna per buah : 5 – 12 buah
Bentuk biji : lonjong, kecil
Keadaan daging : cukup tebal, kering, berlemak
Rasa daging : manis
Tekstur daging : halus
Aroma daging : sedang, tidak terlalu tajam
Produksi buah per pohon : 15 – 50 buah per tahun pada umur 7 tahun
Ketahanan terhadap hama : agak peka terhadap penggerek buah Tirathaba sp
Ketahanan terhadap penyakit : agak peka terhadap busuk akar Fusarium sp
Penampilan tanaman : kurang menarik
Keterangan : tanaman mampu berbuah beberapa kali setahun (mulai
berbuah umur 5 – 8 tahun)
MENTERI PERTANIAN
ttd
ACHMAD AFFANDI

3. Durian Matahari



LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN
NOMOR : 74/Kpts/TP.240/2/1995
TANGGAL : 3 Pebruari 1995
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS MATAHARI
Asal : Cimahpar, Bogor
Tinggi tanaman : 20 m
Lebar tajuk : 16 m
Bentuk tanaman : kerucut
Percabangan : rapat mulai ketinggian 1 m
Kedudukan cabang : condong ke atas
Warna batang : kecoklatan
Keadaan batang : halus
Bentuk batang : bulat (gilig)
Bentuk daun : bulat panjang dengan ujung meruncing (panjang 2,5 x lebar)
Warna permukaan daun atas : hijau tua
Warna permukaan daun bawah : coklat kemerahan
Kedudukan/ letak daun : mendatar
Bentuk bunga : bulat dalam tandan
Warna mahkota bunga : putih
Warna benang sari : kekuningan
Jumlah bunga/ tandan : 6 – 14 bunga
Jumlah buah/ tandan : 1 – 3 buah
Bentuk buah : bulat panjang
Warna buah : hijau kecoklatan
Bentuk duri : besar, jarang, runcing, bengkok
Sifat buah : mudah dibelah (normal)
Berat/ buah : 2 – 3,5 kg
Ketebalan kulit buah : sedang (5 – 10 mm)
Jumlah juring/ buah : 5 buah
Jumlah pongge/ buah : 10 – 20 buah
Warna daging : kuning cerah
Banyak biji sempurna/ buah : 5 – 10 buah
Bentuk biji : lonjong, sedang
Ketebalan daging : tebal
Keadaaan daging : kering, berlemak
Rasa daging : manis
Tekstur daging : berserat halus
Aroma daging : sedang tidak tajam
Hasil/ pohon : 50 – 200 buah pada umur 20 tahun
Ketahanan terhadap hama : tahan terhadap penggerek buah Tirathaba ruptilinea
Ketahanan terhadap penyakit : tahan terhadap busuk akar Fusarium sp.
Keterangan : - penampilan tanaman kurang menarik
- warna, rasa, dan keringnya daging buah
Peneliti : Moh. Reza T., Wijaya, Danil Efendi, Ahmad Riyadi Wastra,
Asep Priatna, Abas Alibasyah, Dolly Pandelaki, Umi Sri
Rezeki, Nyi Suryati
MENTERI PERTANIAN
ttd
SJARIFUDIN BAHARSJAH

4. Durian Sukun


LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN
NOMOR : 889/Kpts/TP.240/11/1984
TANGGAL : 12 November 1984
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS
SUKUN
Asal : lokal Gempolan, Karanganyar
Tinggi pohon : 15 m
Lebar tajuk : 6 m
Bentuk tanaman : menjulang
Percabangan : agak jorong, mulai dari ketinggian 3 m
Kedudukan cabang : agak horizontal, ujung ke atas
Warna batang : kecoklatan
Keadaan batang : halus
Bentuk batang : bulat (gilig)
Bentuk daun : bulat panjang, ujung melebar
Warna permukaan daun atas : hijau tua
Warna permukaan daun bawah : kekuningan
Kedudukan daun : mendatar, ujung daun melengkung ke bawah
Bentuk bunga : bulat, dalam tandan
Warna mahkota bunga : putih
Warna benang sari : kekuningan
Jumlah bunga per tandan : 8 – 15 kuntum
Jumlah buah per tandan : 1 – 2 buah
Bentuk buah : bulat panjang (lanset)
Warna buah : kekuningan
Bentuk duri : kerucut, kecil, rapat
Sifat buah : mudah dibelah
Bobot per buah : 1,5 – 3,0 kg
Ketebalan kulit buah : agak tebal (lebih dari 10 mm)
Jumlah juring per buah : 5 juring
Jumlah pongge per buah : 5 – 15 buah
Warna daging : putih kekuningan
Jumlah biji sempurna per buah : 0 – 1 buah, yang lain biji kempes
Bentuk biji : lonjong, kecil
Ketebalan daging : tebal sekali
Keadaan daging : kering berlemak
Rasa daging : manis
Tekstur daging : halus
Aroma daging : harum
Produksi buah per pohon : 100 –300 buah per tahun, umur 100 tahun
Ketahanan terhadap penyakit : tahan terhadap penyakit busuk akar Fusarium sp
Ketahanan hama penggerek buah : tahan terhadap Tirathaba ruptilinea
Penampilan tanaman : kurang menarik
Keterangan : kualitas buah lebih baik daripada durian luar negeri
Peneliti : Moh. Reza, Moh. Jamal dan Hendro Sunarjono
MENTERI PERTANIAN
ttd
ACHMAD AFFANDI

5. Durian Kromo Banyumas atau Durian Bawor

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 035/Kpts/SR.120/D.2.7/4/2015
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS
KROMO BANYUMAS
Asal : Karangsalam, Kemranjen, Banyumas
Silsilah : Seleksi Pohon Induk
Golongan varietas : Klon
Tinggi tanaman : 21,98 m
Bentuk tajuk tanaman
Percabangan
:
:
Seperti payung
Agak mendatar
Bentuk penampang batang : Bulat
Diameter batang : 54 cm
Warna batang : Coklat
Tekstur batang : Kasar
Bentuk daun
Bentuk ujung daun
Bentuk pangkal daun
:
:
:
Bulat panjang
Sedang
Membulat
Ukuran daun : Panjang : 11,5 – 13,2 cm
Lebar : 3,8 – 4,4 cm
Warna daun : Bagian atas hijau muda;
Bagian bawah hijau keemasan
Bentuk bunga : Bulat telur
Warna bunga
Warna kelopak bunga
Warna mahkota bunga
Warna kepala putik
Warna benang sari
:
:
:
:
Putih kekuningan
Putih
Putih
Kuning
Waktu berbunga : Mei – Agustus
Bentuk buah : Lonjong
Ukuran buah : Panjang : 27 – 32 cm
Diameter : 23 – 25 cm
Warna kulit buah muda
Warna kulit buah matang
:
:
Coklat
Hijau coklat
Duri buah : Tipe VI
Warna daging buah : Oranye
Rasa daging buah : Manis
Ketebalan daging buah : 14 – 27 mm
Aroma buah : Sedang
Bentuk biji : Tipe 2
Warna biji : Coklat
Kandungan air : 73,51 – 77,26 %
Kadar gula : 20,6 – 24,6 0brix
Kandungan lemak : 3,51 – 4,53 %
Kandungan vitamin C : 255,52 – 464,46 mg/100 gr bahan
Jumlah juring per buah : 5
Berat per buah : 4 – 8 kg
Jumlah buah per tanaman : 197 buah
Persentase bagian buah yang dapat
dikonsumsi
: 26,9 %
Daya simpan buah pada suhu 25 - 27 oC : 6 – 7 hari
Hasil buah per pohon per tahun : 185 – 197 buah / pohon/ tahun
Identitas pohon induk tunggal : PIT milik Bapak Kromo, Desa
Karangsalam, Kecamatan Kemranjen,
Kabupaten Banyumas.
Nomor registrasi pohon induk tunggal : …./DR.KromoBanyumas/JT/0.26/31/2014
Perkiraan umur pohon induk tunggal : ± 30 tahun
Penciri utama : Daging buah berwarna oranye
Keunggulan varietas : Ukuran buah besar, warna daging buah
menarik (berwarna oranye) rasa daging
buah manis, ukuran daging buah tebal,
tekstur daging buah pulen.
Wilayah adaptasi : Beradaptasi dengan baik di ketinggian
200 – 1000 mdpl.
Pemohon : Ir. H. Achmad Husein (Bupati Banyumas)
Pemulia : Panca Jarot Santoso, SP, M.Sc (Balitbu
Tropika Solok)
Peneliti : Ir. Sri Rukmini; Haryanto, SP; Ir. Antonia
S; Sriyono, SP, MP; Ir. Edy Subagyono;
Ir. Siti Khawariyah (BPSB Jawa Tengah)
A.n MENTERI PERTANIAN
DIREKTUR JENDERAL HORTIKULTURA,
TTD
HASANUDDIN IBRAHIM

6. Durian SOJ

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 143/Kpts/SR.120/D.2.7/9/2015
DESKRIPSI DURIAN VARIETAS
SOJ
Asal : Dalam negeri (Desa Kampung Anyar,
Kecamatan Glagah, Kabupaten
Banyuwangi)
Silsilah : Seleksi pohon induk
Golongan varietas : Klon
Tinggi tanaman : 30 m
Bentuk tajuk tanaman : Piramida tumpul
Bentuk penampang batang : Bulat
Diameter batang : 30 cm
Warna batang : Coklat keabu – abuan (RHS 174 A)
Bentuk daun : Oblong
Ukuran daun : Panjang 13,8 – 15,7 cm;
Lebar 5,0 – 5,8 cm.
Warna daun : Hijau tua (RHS 199 B)
Bentuk bunga : Bulat panjang
Warna bunga
Warna kelopak bunga
Warna mahkota bunga
Warna kepala putik
Warna benang sari
:
:
:
:
Hijau muda (RHS 150 B)
Putih (RHS 196 D)
Kuning (RHS 8 A)
Putih kekuningan (RHS 155 B)
Waktu berbunga : Oktober – November
Waktu panen : Pebruari – Maret
Bentuk buah : Bulat telur
Ukuran buah : Panjang 17,3 – 22,0 cm;
Diameter 13,5 – 16,9 cm.
Warna kulit buah muda
Warna kulit buah masak
:
:
Hijau (RHS 141 D)
Coklat kehijauan (RHS 141 C)
Duri buah : Meruncing
Warna daging buah : Orange terang (RHS 28 C)
Rasa daging buah : Manis pahit
Ketebalan daging buah : 15,0 – 16,5 mm
Aroma buah : Sedang
Bentuk biji : Lonjong
Warna biji : Coklat kekuningan (RHS 168 D)
Kandungan air : 66,15 %
Kadar gula : 17,70 %
Kandungan lemak : 3,4 %
Kandungan vitamin C : 52,61 %
Jumlah juring per buah : 4 – 6 juring
Berat per buah : 1,5 – 2,0 kg
Jumlah buah per tandan : 1 – 2 buah
Persentase bagian buah yang dapat
dikonsumsi
: 25,2 – 36,7 %
Daya simpan buah pada suhu 26 - 28oC : 3 – 4 hari setelah panen
Hasil buah per pohon per tahun : 100 – 150 buah/pohon/tahun
Identitas pohon induk tunggal : Pemilik PIT : Abdul Kadir
Nomor registrasi pohon induk tunggal : Dr.SOJ/JTM/0.13/601/2015
Perkiraan umur pohon induk tunggal : 25 tahun
Penciri utama : Kulit tebal, tidak mudah pecah dan
mudah dibuka
Keunggulan varietas : Warna daging buah berwarna oranye
terang (RHS 28 C), mempunyai nilai
ekonomi tinggi.
Wilayah adaptasi : Kecamatan Glagah, Licin, Kalipuro, Giri
dan Songgon
Pemohon : Pemerintah Daerah Kabupaten
Banyuwangi, Dinas Pertanian Kehutanan
dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi,
Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur, dan
UPT PSBTPH Propinsi Jawa Timur.
Peneliti : Yayak Rahman Hidayat, SP. Pariono, SP.
Bagus Budiono, SP., Ghufron (UPT
PSBTPH Propinsi Jawa Timur)
Saipullah, SP.MMA., Ir. Lasiman, Eko
Yulianto, SP (Dinas Pertanian Kehutanan
dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi)
A.n MENTERI PERTANIAN
DIREKTUR JENDERAL HORTIKULTURA,
TTD
SPUDNIK SUJONO KAMINO

Jual Biji dan Bibit Tanaman Berkualitas

Maaf sebelumnya, kami tidak mencantumkan harga Biji dan Bibit tanaman karena harga yang dapat berubah sewaktu-waktu tergantung musim. Harga juga dipengaruhi dari besar kecilnya bibit yang akan Anda pesan. Tentunya pemesanan dalam skala besar akan mendapatkan harga yang lebih kompetitif dari kami. Untuk mengetahui harga tersebut, Anda dapat menghubungi kami atau dapat langsung datang ke alamat kami. Terima kasih...

Post a Comment