Search

Loading...

Kontak Kami

Untuk Pemesanan atau Informasi Tentang Benih & Bibit Tanaman Silakan Hubungi
HP/WA:
0852-2848-4369
PIN BB: 2AD38AED
Email: Pengelola@MitraBibit.com

Alamat:

Jl. Kemiri-Karangduwur, Ds. Karangduwur,
Kec. Kemiri,
Kab. Purworejo, Jateng

Segera pesan biji atau bibit tanaman disini, dan dapatkan harga yang kompetitif dari kami.

Partner

Sahabat Mitra Bibit

Selamat datang di www.MitraBibit.com

Kualitas dan Pelayanan adalah prioritas Kami sebagai Mitra Anda. Kami menyediakan produk biji dan bibit berbagai macam tanaman. Silahkan menghubungi kami jika anda butuh bantuan. Terima kasih
New Post

Potensi Budidaya Tanaman Jenitri Sebagai Peluang Usaha

Bagi sebagaian orang yang belum terlalu paham tentang tanaman mungkin masih asing dengan jenis tanaman yang satu ini, tanaman Jenitri. Tanaman ini merupakan tanaman kehutanan yang habitat aslinya berasal dari negara subtropis dengan penyebaran yang cukup luas terutama di beberapa negara Asia Tenggara seperti ( Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Thailand), Madagaskar, Cina Bagian Selatan, Nepal, Australia, dan kepulauan pasifik. Pohon Jenitri dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah, dari dataran rendah hingga lereng perbukitan. Pohon Jenitri yang tumbuh di tanah yang subur akan tumbuh dengan cepat dengan cabang dan daun yang rimbun.  Daerah penyebaran tanaman Jenitri sendiri di Indonesia meliputi daerah Jawa Tengah, Kalimantan, Bali, dan Timor. Pohon ini sering disebut-sebut dan digunakan sebagai paru-paru kota, karena manfaatnya yang bisa dijadikan sebagai penyerap polusi udara. Kelebihan tanaman Jenitri, selain mempunyai manfaat bagi lingkungan juga mempunyai nilai ekonomi yang lumayan tinggi, terutama buah atau bijinya yang ternyata menjadi salah satu komoditi export. Hal itu yang menjadikan tanaman Jenitri mulai diminati oleh masyarakat untuk dibudidayakan pada lahan-lahan pekarangan.
Buah Jenitri  yang sudah tua mempunyai nilai jual yang lumayan tinggi. Untuk itu perlu adanya proses pemanenan dan pengolahan yang tepat seperti setelah buah dipetik dan diproses, hingga kulit buah mengelupas dan tinggal bulatan batok biji yang bersih dari kulit buah. Biji dikeringkan, setelah biji sudah benar-benar kering biji siap untuk dijual. Biji Jenitri yang berkualitas bagus, tidak hanya laku dijual di pasaran domestik tetapi juga untuk export. Buah atau biji Jenitri diperlukan oleh kalangan industri untuk dijadikan sebagai  bahan penyamak kulit dan bahan penelitian obat. Biji Jenitri juga digunakan untuk kelengkapan alat peribadatan umat, diantaranya sebagai alat hitung doa, tasbih (Islam), Rosario (Nasrani) dan Mala atau keperluan lainnya (Hindu).  Menurut pengalaman para pembudidaya Jenitri, sebatang pohon Jenitri yang terawat dengan baik bisa menghasilkan buah atau biji sekitar 5.000 hingga 6.000 butir pada panen perdana. Jika sekali panen dari buah dan bijinya saja sudah dapat memberikan manfaat dan keuntungan yang menggiurkan, bagaimana nanti jika olahan dari buah dan bijinya dapat memberikan keuntungan lebih juga? Sebagai informasi saja buah Jenitri berkhasiat untuk peluruh lemak badan artinya buah ini dapat di jadikan sebagai obat pelangsing alami yang tidak akan memberikan efek samping. Sedangkan bijinya dapat di manfaatkan sebagai bahan kerajinan. Tidak ada salahnya jika tanaman ini dapat dijadikan salah satu daftar tanaman yang dibudidayakan di lahan tanaman Anda serta menjadi salah satu prospek bisnis Anda. Untuk mendapatkan bibit Jenitri sendiri sangat mudah hubungi CV.Mitra Bibit kami menyediakan berbagai macam bibit termasuk bibit dari Jenitri ini sendiri, tentunya dengan kualitas yang bagus.

Jual biji mahoni kering berkualitas expor

Biji mahoni memang kaya akan manfaat, terutama sebagai bahan dasar obat herbal. Untuk memenuhi
kebutuhan tersebut kami selalu menyediakan stock biji mahoni berkualitas. Semua yang kami sediakan adalah kualitas super karena kami juga melayani pengiriman ke luar negri. Untuk menjaga kualitas, kami selalu melakukan klasifikasi atau pemilihan biji mahoni dengan manual untuk mendapatkan kualitas yang terbaik. Stock kebutuhan biji mahoni mencapai 3 ton yang sudah siap di pesan atau di kirim.

Kami menyediakan biji mahoni kering berkualitas baik yang sudah kupasan ataupun yang belum di kupas. Kami juga melayani pemesanan biji mahoni baik dalam skala besar ataupun kecil.

Anda tentu saja sudah tahu akan khasiat Obat China, entah apapun jenis obat penyakit apa, hampir semua tersedia ramuan obat herbal. Tentu saja bahan obat herbai itu ada yang menggunakan biji mahoni yang kaya akan manfaat untuk ramuan obat. Dari sisi inilah permintaan Biji mahoni paling banyak permintaan untuk dikirim ke negara China. Selain itu masih ada beberapa negara lain yang memiliki permintaan cukup banyak.


Dalam video tersebut adalah bagaimana cara melakukan pemilihan dan pengepakan biji mahoni secara manual. Dengan pemilihan ini akan didapatkan biji mahoni yang berkualitas.

Jika Anda ingin melakukan pemesanan dalam partai kecil, kami juga sudah menyediakan paket dalam ukuran 1kg. Semakin banyak pemesanan, tentu saja akan mendapatkan harga yang lebih kompetitif dari kami. Jangan khawatir, stock kami cukup banyak, tinggal hubungi saja kami jika Anda ingin melakukan pemesanan. Berapapun jumlahnya, kami akan selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Jika Anda pelaku bisnis obat, atau biji mahoni, kami juga siap membantu Anda dalam pengadaan barang biji mahoni berkualitas expor.

CV Mitra Bibit Menyediakan biji mahoni berkualitas expor, siap melakukan pengiriman ke seluruh indonesia dan negara lain. Jika Anda membutuhkan komoditi ini, silakan segera hubungi kami untuk mendapatkan Kualitas, Harga, dan pelayanan yang terbaik dari kami.


Untuk Pemesanan atau Informasi Tentang Benih & Bibit Tanaman Silakan Hubungi

0852-2848-4369
PIN BB: 2AD38AED
Email: Pengelola@MitraBibit.com

Alamat:
Jl. Kemiri-Karangduwur, Ds. Karangduwur,
Kec. Kemiri,
Kab. Purworejo, Jateng

Pemilihan Benih Untuk Batang Bawah Berdampak Pada Keberhasilan Proses Okulasi

Tanaman buah mangga sering di tanam sebagai tanaman rumahan.  Tanaman yang satu ini dapat tumbuh hingga mencapai 50 m. Untuk menghasilkan hasil panen buah mangga yang melimpah dengan kualitas baik biasanya perbanyakan tanaman buah ini dapat melalui metode okulasi, dimana keuntungan dari metode ini adalah dapat memperoleh sifat unggul, memperoleh keuntungan dari batang bawah tertentu, seperti perakaran kuat, toleran terhadap lingkungan tertentu, mempunyai tingkat keseragaman penampakan tanaman yang sangat baik saat ditanam di lahan, tingkat pertumbuhan yang relatif seragam pada kondisi lingkungan yang mendukung, dan tanaman dapat berproduksi lebih cepat. Dari perspektif perbanyakan bibit tanaman buah mangga, penyediaan batang bawah  adalah hal yang paling krusial, karena tanpa ketersediaan batang bawah, perbanyakan bibit mangga hanya dapat dilakukan dengan cara-cara tertentu (cangkok atau stek misalnya) yang hanya akan menghasilkan bibit tanaman dalam jumlah terbatas. Penyediaan batang bawah mangga dalam jumlah besar akan sangat membantu dalam menghasilkan bibit mangga dalam jumlah besar pula, khususnya jika metoda perbanyakan bibit tanaman yang dilakukan adalah metode okulasi. Untuk itu perlu adanya persiapan bibit tanaman mangga dari biji yang nantinya akan digunakan sebagai sediaan batang bawah dalam proses pembuatan bibit secara klonal (perbanyakan vegetatif), dimulai dari pemilihan buah mangga sebagai bahan utamanya hingga proses pembuatan bibit yang dikehendaki oleh pembuatnya.
Persiapan
Carilah mangga-mangga lokal yang persebarannya luas di seluruh penjuru tanah air. Mengapa harus mangga lokal? Karena mangga lokal dapat dipastikan sudah teradaptasi sangat lama dan terbukti mampu menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan setempat, dengan beragam variasi iklim (khususnya di jumlah sebaran hujan dan intensitas penyinaran matahari), dan teradaptasi pada jenis-jenis dan kondisi tanah yang berbeda-beda di setiap daerah, serta kemampuan untuk tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan dari waktu ke waktu di tempat di mana tanaman mangga tersebut ditanam. Selain itu varietas mangga-mangga lokal umumnya mempunyai sistem perakaran yang bagus sehingga mampu menunjang pokok tanaman untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Jika bagian atas dari mangga-mangga lokal tersebut disambungkan dengan varietas mangga-mangga unggul, maka diharapkan akan menghasilkan kombinasi secara fisik antara sifat-sifat baik di sistem perakaran dari mangga lokal dengan sifat-sifat baik dari varietas-varietas mangga unggul yang memang hendak ditonjolkan, misalnya : sifat genjah, produksi tinggi, tahan hama penyakit, kualitas buah yang istimewa, dan sebagainya.
Pelaksanaan
Bersihkan daging buah dari kulit biji ( pericarp ) dengan cara mengerat daging buah yang melekat dengan arah mata pisau, tegak lurus searah permukaan biji, lalu cuci sampai bersih, kemudian jemur di bawah sinar matahari hingga kering. Pengeringan biji dilakukan agar kulit biji yang keras ini dapat dibuka untuk mengeluarkan keping lembaga yang ada di dalamnya.
Potong ujung kulit biji bagian yang kosong (berongga),  agar keping lembaga yang berada di dalam pericarp dapat dikeluarkan. Pada beberapa varietas mangga lainnya, bagian yang kosong dan berongga justru bukan berada pada bagian ujung melainkan berada pada bagian pangkal sehingga bagian pangkal itulah yang dipotong. Masukkan bagian pisau yang runcing ke dalam celah bekas potongan di antara kulit biji tersebut dengan mata pisau menghadap ke atas dan iris sambungan kulit biji di bagian perut maupun bagian punggung biji (tergantung bagian mana yang lebih mudah diiris untuk dibuka), potong sambungan pericarp-nya dan belah kedua keping kulit biji dengan hati-hati agar tidak melukai keping lembaga yang berada di dalamnya.
Setelah kulit biji dibuka, akan ditemukan keping lembaga (kotiledon) dengan variasi bentuk yang bermacam-macam, tergantung varietas mangganya, dengan posisi calon akar (radicula) berada pada bagian bawah (perut).
Tampilan biji mangga yang sudah dibuka lapisan kulitnya (pericarp) dan keping lembaganya akan diambil untuk disemaikan. Penghilangan pericarp akan mempercepat terjadinya proses perkecambahan antara 2 hingga 5 minggu dibandingkan dengan biji utuh yang tidak dihilangkan lapisan pericarp-nya. Selain lebih cepat, pertumbuhan bibit juga akan lebih seragam sehingga memudahkan dalam pemeliharaan.

Itulah beberapa pedoman dalam menyiapkan batang bawah untuk dijadikan bahan okulasi. Perlu adanya perlakuan khusus dalam mencari bibit untuk dijadikan batang bawah dalam teknik pengokulasian. Salah satunya pemilihan dan persediaan biji mangga ini. jika Anda ingin proses yang instan yaitu langsung menanamnya, Anda juga bisa memesan biji mangga yang sudah kering ke CV.Mitra Bibit. Untuk info pemesanan hubungi kontak kami yang tersedia.

Menjaga Keasrian Alam Hijau Cilacap

Tak dapat kita pungkiri, alam hijau sekarang terancam musnah. Tak hanya di kota besar, di daerah pun sekarang mulai dijamah. Banyak hutan di buka untuk lahan pertanian, rumah tinggal ataupun yang lebih parah untuk perindustrian.Hal ini selain mengurangi ketersediaan  alam hijau sebagai penyuplai oksigen juga menambah panas bumi karena global warming.
Apa kita akan diam saja melihat hal ini terjadi? Mungkin, kita memang tidak bisa melakukan tindakan brutal atau anarkis dalam rangka mencegah perlakuan itu. Apalagi jika apa yang mereka lakukan legal secara hukum. Tetapi, kita tetap bisa berpartisipasi dalam menjaga keasrian alam hijau dengan melakukan penanaman kembali hutan yang gundul. Atau sekedar menghijaukan lingkungan kita.
Misalnya dengan gerakan menanam bibit tanaman jati. Selain dapat menghijaukan dan ikut menjaga keasrian alam, tanaman jati juga merupakan investasi bernilai Mahal. Dalam jangka panjang, investasi tanaman jati dapat bernilai puluhan juta rupiah. Budidaya tanaman jati pun sepertinya tidak terlalu susah. Apalagi untuk lingkungan cilacap yang memang tergolong banyak hutan.
Jika Kesulitan menemukan bibit tanaman Jati di cilacap, Anda bisa mencoba ke CV Mitra Bibit di Purworejo. CV Mitra Bibit yang merupakan pusat penjualan bibit tanaman juga menyediakan bibit tanaman jati berkualitas. Jadi, untuk mendapatkan bibit tanaman jati, kita tinggal ke CV Mitra Bibit saja. Selain kualitas bagus, harga yang ditawarkan pun kompetitif sesuai dengan pasaran saat ini.
Tidak hanya pohon jati, bibit tanaman kayu lain pun tersedia di CV Mitra Bibit. Karena CV Mitra Bibit Menjual berbagai macam tanaman. Untuk lebih Jelasnya bisa langsung hubungi CV Mitra Bibit di
HP: 0852-2848-4369
Email: Pengelola@MitraBibit.com

Alamat:
Jl. Kemiri-Karangduwur, Ds. Karangduwur,
Kec. Kemiri,
Kab. Purworejo, Jateng
Atau bisa juga klik di www.mitrabibit.com yang merupakan web/blog jual bibit berbagai jenis tanaman secara online milik CV Mitra Bibit.
Untuk pemesanan, CV Mitra Bibit juga menyediakan jasa pengiriman. Masalah kualitas jangan takut. Karena CV Mitra Bibit sangat peduli dalam masalah pengepakan dan pengiriman. Jadi kualitas tetap terjamin.

Perawatan Yang Baik Dapat Meningkatkan Hasil Panen Kakao

Kakao adalah bahan utama pembuatan coklat. Bagi sebagian orang yang bertani tanaman kakao khususnya di daerah pedesaan dan  perbukitan tanaman ini merupakan sumber pendapatan utama keluarga pedesaan dan memainkan peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan serta memperbaiki kualitas hidup di berbagai negara tropis. Karena tanaman ini lah yang sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup para petani kakao sehingga perlu adanya perawatan dan perbaikan tanaman kakao agar dapat berbuah lebih lebat mengingat tanaman ini dapat berbuah di setiap cabang pohonnya apabila ada perlakuan yang khusus dan teraarah dalam proses perawatannya. Berikut hal-hal yang perlu di perhatikan dalam perawatan tanaman kakao :
Pemangkasan 
Ketahanan kakao sangat ditentukan oleh pemangkasan, kalau tidak dilakukan dengan baik maka akan mengurangi hasil kakao selama beberapa bulan bahkan beberapa tahun dan meningkatkan serangan penyakit serta pertumbuhan gulma. Pemangkasan akan menghasilkan pohon dengan tajuk terbuka hingga memungkinkan matahari masuk. Ada empat komponen kunci dalam pemangkasan tanaman kakao, antara lain pemangkasan bentuk (pemangkasan pucuk dan bentuk tajuk), pemangkasan tunas air/vertikal, pemangkasan sanitasi dan pemangkasan struktural. Pemangkasan bentuk dilakukan dengan memangkas pucuk (3-6 bulan) dan bentuk tajuk (6-9 bulan).
Tujuannya untuk membentuk tanaman dan tajuk kakao yang memacu perkembangan cabang sekunder dan menghasilkan banyak buah. Berbeda dengan pemangkasan bentuk, pemangkasan tunas air terdiri atas tiga tahap, yaitu memangkas semua tunas setinggi 40-60 cm di atas permukaan tanah; memangkas sebagian besar tunas yang tumbuh kembali di dalam struktur yang terbentuk; serta menghilangkan tunas vertikal yang tidak tumbuh tegak.
Sedangkan pemangkasan sanitasi dilakukan dengan cara memangkas cabang di bawah ketinggian 1,2 m, cabang yang sakit/rusak dan tumpangtindih dengan jarak 20-40 m, ranting yang tidak produktif, memelihara cabang untuk mempertahankan tinggi tanaman 3,5 m, pengirisan sentral dan samping, dan membuang semua buah yang mengering. Terakhir, pemangkasan struktural adalah pemangkasan yang membatasi ketinggian tanaman, membersihkan permukaan tanah, dan memangkas tajuk arah timur-barat lalu utara-selatan.
Tidak hanya pemangkasan kakao, pemangkasan pohon penaung pun akan memacu pertumbuhan yang sehat dan memperbaiki hasilnya. Jumlah penaung yang terlalu sedikit mengakibatkan kakao menjadi tidak sehat dan muncul masalah gulma. Tapi jumlah penaung yang terlalu banyak akan meningkatkan masalah hama dan penyakit. Keduanya menyebabkan produksi kakao rendah. Jenis tanaman penaung beraneka macam, namun yang biasa ditemui adalah kelapa atau glirisidia
Pengelolaan Penaung 
Pemangkasan penaung dapat dilakukan dengan menghilangkan daun-daun kelapa yang jatuh ke pohon kakao secara rutin. Pengelolaan ini sebaiknya meliputi pengurangan tajuk, pembuangan kulit batang, dan pemangkasan pertumbuhan kembali yang dilakukan pada bulan Juli dan Desember (5-6 bulan sesudah pemangkasan struktural) dan selama putaran pemangkasan sanitasi normal. Pengurangan tajuk yaitu pemangkasan cabang-cabang tajuk besar untuk mengurangi bobot tajuk glirisidia. Sedangkan pembuangan kulit batang hanya membuang kulit pada ketinggian bahu lalu memotong jaringan penghubung permukaan pada tempat kulit batangnya diambil. Selanjutnya pemangkasan pertumbuhan kembali dilakukan tiga bulan setelah pembuangan kulit batang, tumbuhkan dua atau tiga tunas dan buang sisanya. Enam bulan setelah pembuangan kulit batang, tinggalkan satu tunas pertama dan buang kulit pada tunas sisanya.
Pengendalian Gulma
Pengendalian gulma juga berperan penting dalam mengurangi hama dan penyakit. Gulma dikendalikan dengan cara meningkatkan ketersediaan air dan unsur hara, serta mempermudah akses ke tanaman kakao. Gulma meliputi rumput, tumbuhan berdaun lebar, tumbuhan merambat, tumbuhan lain yang tidak dikehendaki dan tumbuh pada blok kakao. Gulma di bawah pohon kakao akan menjadi pesaing unsur hara, sinar, air dan ruang, serta membantu penyebaran hama dan penyakit. Namun gulma dapat dihilangkan dari sekeliling pangkal batang kakao secara manual ataupun menggunakan bahan kimia. Pilihan pengendalian gulma tergantung pada sumberdaya yang tersedia, dan apakah akan mengusahakan kakao secara organik atau tidak.
Pemupukan 
Pemakaian pupuk perlu dipertimbangkan dan disesuaikan dengan kondisi. Pupuk urea memungkinkan perkembangan akar dan ketahanan, serta memacu pertumbuhan vegetatif baru dan produksi bunga. Sedangkan pupuk kimia dan pupuk kandang menyediakan unsur hara ekstra untuk membentuk ketahanan dan memperbaiki kesehatan tanaman, sehingga mampu meningkatkan produksi. Pemakaian pupuk kimia sebaiknya pada akhir periode panen untuk memacu pembungaan. Saat ini pupuk kimia yang sering digunakan adalah urea dan NPK (nitrogen, fosfor, kalium). NPK membantu tanaman dewasa untuk memasok nutrisi pada buah muda dan menunjang perkembangan buah sampai masak. Disamping pupuk kimia, bisa digunakan pupuk kandang yang dikomposkan selama 3 bulan agar bisa memperbaiki tanah dan bermanfaat dalam produksi kakao organik.
Sanitasi Blok 
Sanitasi blok yang memerlukan perawatan karena penyakit dan hama kakao tersebar akibat buruknya pengelolaan blok. Serangga memainkan peranan penting dalam siklus penyakit busuk buah (Phytophtora). Sanitasi akan memacu kebersihan pokok dan memperbaiki kesehatan tanaman. Bagian paling penting dalam sanitasi adalah memanen semua buah satu minggu sekali selama musim hujan, dan dua minggu sekali selama musim kemarau. Sanitasi blok terdiri atas kebersihan pohon dan permukaan tanah. Kebersihan pohon meliputi pembersihan buah yang busuk/hitam (dibuang dari blok kakao untuk mengurangi penyebaran inokulum dan terjadinya penyakit), bagian tanaman yang sakit/rusak (dipangkas mulai dari chupon/tunas vertikal, tunas baru, daun, dan cabang yang terinfeksi penyakit pembuluh kayu atau vascular streak dieback (VSD) dan kanker (berupa bercak infeksi yang timbul.
Demikianlah hal-hal yang perlu Anda perhatikan ketika merawat tanaman kakao. Tentu dalam bertani kakao hal yang paling Anda tunggu-tunggu adalah memanen hasilnya dengan hasil panen yang melimpah bukan? Nah cara di atas semoga bisa membantu Anda dalam mewujudkan hasil panen yang bagus dan melimpah.

Manfaat Biji Dan Daun Alpukat Untuk Kesehatan

Taukah Anda bahwa bukan hanya buah alpukat saja yang bisa di ambil manfaatnya untuk di jadikan obat kesehatan, tetapi kini biji dan daunnya juga bisa dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai obat dalam menyembuhkan penyakit. Di indonesia sendiri kini telah banyak pengobatan tradisional yang banyak memanfaatkan buah Alpukat untuk di jadikan obat baik digunakan untuk menyembuhkan penyakit maupun digunakan sebagai obat kecantikan. Namun untuk pemanfaatan biji dan daunnya sendiri belum banyak orang yang mengetahui akan manfaat dan cara penggunaanya. Untuk itu berikut akan saya jelaskan apa saja manfaat serta bagaimana cara meracik biji dan daun Alpukat untuk dijadikan sebagai obat dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Manfaat Biji Alpukat
Mengatasi penyakit magh
Siapkan biji alpukat secukupnya lalu cuci biji  bersih,  biji alpukat yang telah bersih tadi lalu di parut. Rebus parutan biji Alpukat tadi dengan 100 cc air hingga mendidih. Setelah mendidih diamkan beberapa saat kemudian saring airnya dari ampas parutan biji Alpukat. Minum air saringan tadi sebanyak dua kali dalam sehari yaitu saat pagi dan sore secara rutin.
Mengatasi penyakit diabetes mellitus
Siapkan biji alpukat secukupnya setelah itu panggang, jangan sampai gosong. Lalu potong kecil-kecil biji Alpukat yang telah di panggang tadi. Kemudian rebus biji alpukat dengan 2 gelas air, tunggu sampai biji alpukat berwarna coklat. Lalu saringlah air rebusan tadi dan minumlah air yang telah di saring tersebut secara rutin setiap hari.
Mengobati sakit gigi  berlubang
Siapkan biji alpukat secukupnya,hancurkan dan lumatkan biji alpukat tersebut hingga halus sampai menjadi bubuk. Kemudian masukan bubuk biji alpukat tersebut ke dalam gigi yang berlubang. Diamkan beberapa saat, lalu kumur dengan air hingga bersih.
Mengobati penyakit bengkak akibat peradangan
Siapkan biji alpukat sesuai kebutuhan, hancurkan biji alpukat tersebut hingga halus sampai menjadi bubuk. Lalu tambahkan sedikit air sampai menjadi adonan seperi bubur. Kemudian balurkan pada bagian tubuh yang sakit. Lakukan secara rutin hingga kondisi badan mulai membaik



Manfaat Daun Alpukat
Mengatasi sakit pinggang
Siapkan 5 helai daun Alpukat, cuci hingga bersih. Rebus daun alpukat tadi dengan 2 gelas air hingga air tersebut nantinya tersisa 1 gelas. Setelah itu saring airnya dan embunkan selama satu malam. Kemudian minumlah air tersebut secara rutin setiap hari selama satu minggu.
Mengatasi tekanan darah tinggi
Siapkan 3 helai daun alpukat, cuci hingga bersih . rebus daun Alpukat tadi dengan segelas air hingga mendidih. Setelah mendidih angkat lalu diamkan hingga dingin. Setelah itu saringlah airnya dan minumlah satu kali sehari
Mengatasi penyakit asma
Siapkan daun Alpukat sebanyak 7 lembar cuci hingga bersih, 3 gelas air, dan 1 sdm garam. Rebus semua daun alpukat tadi dengan 3 gelas air, kemudian beri 1 sdm garam. Tunggu sampai air rebusan tersebut tersisa separuhnya atau 1,5 gelas. Diamkan air rebusan tadi beberapa saat kemudian saring dan minum air tersebut sebelum tidur.
Mengatasi pegal linu
Siapkan daaun alpukat sebanyak 9 helai, sedikit kunyit yang telah dirajang serong, daun ciplukan, 3 gelas air, gula aren dan garam secukupnya. Rebuslah semua bahan tersebut dengan 3 gelas air hingga rebusan tersisa setengahnya atau 1,5 gelas. Kemudian saringlah air rebusan tadi dan minumlah secara rutin sesaat sebelum tidur malam harinya.
Mengatasi sakit perut dan disentri
Siapkan daun alpukat sebanyak 5gr, rimpang kunyit sebanyak 6 gr, akar temu kelinci sebanyak 5 gr, daun pegagan segar sebanyak 6 gr dan air panas sekitar 115 ml. Seduh semua bahan pada air panas yang telah disediakan, diamkan beberapa saat. Setelah itu saringlah airnya dan minum sertiap hari sekali.
Jadi sebaiknya anda tidak hanya memanfaatkan buah alpukatnya saja. Sebab manfaat dari daun dan biji Alpukat juga tidak kalah penting bagi kesehatan tubuh kita seperti misalnya mengatasi penyakit-penyakit seperti diatas. Mungkin rasanya akan sedikit agak pahit daripada buahnya. Namun cobalah manfaatkan daun dan biji Alpukat sebagai penunjang kesehatan anda.
Selain menyediakan bibit yang siap tanam kami juga menyediakan biji Alpukat yang siap  dijadikan sebagai bahan obat herbal. Untuk pemesanan Anda bisa hubungi kontak kami yang tersedia.

Bangkit Bersama Tulangagung Bersinar, Negeriku Hijau

Hai sobat hijau sekalian, kali ini mari kita kulik-kulik rahasia dari kota kecil yang ada di ujung provinsi jawa timur, kalian tau gag sobat hijau kota apa yang kita maksud???? Yupzzz.....!!! Apa lagi kalau bukan Kab. Tulungagung. Kota kecil ini yang terkenal banget ama keindahan n kebersihan kotanya pantes aja kalau kota ini pernah dapat piala kebersihan. Tapi asal kalian tau semua nich sobat hijau, dulunya tuch kota Tulungagung gag sebersih dan sehijau sekarang ini. Tulungagung tempo dulu tuch terkenal banget ama “BANJIR”. Namun seiring dengan perkembangan zaman n perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah sekitar akhirnya kebanjiran di Tulungagung udah bisa di atasi. Kalian tau gag gimana pemerintah ngatasi banjir???? Yappzz...apalagi kalau gag dengan cara nanem pohon alias penghijauan gitu dech buat tempat penyerapan air hujan biar air gag ngapung di jalan-jalan n ampek terjadi banjir. Selain itu pemerintah juga membuat waduk wonorejo sebagai tempat penampungan air. Namun gag cuma itu yang bisa ngatasi banjir!!! Tapi masyrakat harus sdar akan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat contohnya di sungai-sungai. Coba saja kalau seandainya masyrakat membuang sampah di sungai pasti aliran air di sungai tersebut akan terganggu dan bisa menimbulkan penumpukan sampah yang menyebabkan berbagai penyakit serta banjir. Tentunya sobat hijau gag mau kan ini semua terjadi ???? Maka dari itu kini di tiap-tiap sekolah sering sekali di adakan acara penghijauan secara besar-besaran contohnya di sekolah SMA Kauman saya dulu, yang hampir tiap tahunnya para siswanya khusunya dari ekstra kulikuler pecinta alam selalu melakukan acara reboisasi alias penghijauan di tempat-tempat yang kurang tanam-tanaman hijau. Ini adalah upaya sekolah untuk membuat para remaja mencintai alam lingkungan, karena dengan mencintai alam lingkungan maka alam akan memberikan manfaat positif bagi kita semua. Sekarang sobat hijau sekalian udah makin paham kan akan pentingnya sebuah langkah kecil dengan menanam 1 pohon??? Langkah kecil itu gag perlu harus menanam pohon sampai ke hutan kok sob??? Cukup dengan menanam pohon di sekitar rumah. . . contohnya menanam pohon di pot rumah atau di taman rumah.
Perlu kalian tahu nich sobat hijau sekalian selain upaya-upaya kecil yang dapat kita lakukan di rumah. Di sini akan kami jelaskan tentang bukti Kab.Tulungagung merupakan kota bersinar yang indah nan asri. Yupz tentunya sobat hijau yang ada di wilayah Tulungagung udah gag asing lagi kan dengan taman kota yang ada di pusat kota Tulungagung ini. Yupz apalagi kalau gag alun-alun Tulungagung. . . tempatnya yang bersih dan nyaman ini mulanya hanya tempat kotor yang di sisi-sisinya dipenuhi oleh pedagang kaki lima. Namun sekarang telah menjadi tempat yang bersih dan nyaman yang tiap harinya para pengunjung sering memanfaatkan tempat ini untuk beristirahat dari segala aktifitas, selain itu di tempat ini juga ada tempat outbon untuk anak-anak kecil, dan untuk para remaja juga disuguhkan dengan fasilitas wifi yang membuat para remaja lebih nyaman tinggal disini. Apalagi tempatnya yang sangat sejuk karena ada banyak pephonan seperti pohon beringin, dan juga terdapat banyak bunga, banyak burung dara yang berkeliaran di tempat ini sehingga menambah keindahan tempat ini. Sehingga banyak sekali para wisatawan yang mengunjungi tempat ini. Ini semua adalah bukti tindakan penghijauan yang dilakukan oleh pemkab Tulungagung.
Kini dengan adanya situs online dari www.mitrabibit.com lebih memudahkan para pecinta alam dan petani untuk melakukan berbagai pembelian secara online untuk menciptakan kota Tulungagung yang semakin bersih dan hijau sehingga nampak lebih bersinar lagi. Karena bibit-bibit tanaman yang diberikan oleh CV. Mitra Bibit merupakan bibit-bibit yang berkualitas. Contohnya bibit tanaman kayu yang biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Tulungagung adalah adalah bibit kayu Trembesi walaupun cara perawatannya sangat rumit tapi pemanfaatanya sangat positif bagi kehidupan sehari-hari karena si Trembesi ini biasa disebut dengan penangkal polusi. Jadi dengan menginvestasikan tanaman Trembesi ini jelas menguntungkan bagi masyarakat kota seperti Tulungagung ini. Karena polusi di perkotaan sudah sangat parah sehingga harus segera diatasi. Apalgi sekarang-sekarang ini kemunculan dari tanaman Trembesi sudah mulai menipis. Jadi alangkah baiknya jika momen penyelamatan kota dan hutan yang digalakkan oleh berbagai daerah di negeri ini digunakan sebaik-baiknya untuk menyelamatkan populasi pohon Trembesi. Berbagai bagian dari pohon Trembesi sangat bermanfaat contohnya bagian daun yang lebat ini mampu menyerap polusi udara khususnya karbondioksida. Selain itu batang pohon yang besar dan tinggi bisa digunakan untuk bahan bangunan. Selain itu biji dari pohon Trembesi bisa dikonsumsi oleh masyarakat yang biasa disebut dengan kwaci. Selain itu juga biji, daun dan akarnya bisa dimanfaatkan untuk obat. Sekarang sobat hijau udah makin paham kan apa manfaat dari tanaman pohon Trembesi??? Walaupun awalnya kecil tapi manfaatnya milyaran bagi kita. Sekarang kita bahas tentang cara pembudidayaan dari pohon Trembesi ya sobat hijau sekalian ??? Perkembangbiakan Trembesi dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu pembibitan (metode yang biasanya digunakan), pemotongan dahan, ranting, batang dengan cara pencangkokan. Proses pembibitan untuk skala besar dapat menggunakan biji Trembesi dengan cara :
  Pembibitan biji tanpa perlakuan.
Perkecambahan biji akan tumbuh dengan baik sekitar 36-50% tanpa perlakuan. Perkecambahan biji yang tidak diperlakuan akan tumbuh di tahun pertama penyimpanan biji.
  Pembibitan biji dengan perlakuan.
Pembibitan biji dapat dilakukan dengan memberi perlakuan tertentu pada biji Trembesi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat. Ada 2 macam perlakuan yang perlu kita ketahui untuk mendapatkan hasil yang lebih baik yaitu :
Memasukkan biji dalam air selama 1-2 menit dengan suhu 800C (1760F) dengan volume air 5x lebih banyak dari volume biji, aduk biji kemudian keringkan. Rendam biji dalam air hangat dengan suhu 30-400 C (86-1040F) selama 24 jam. Metode ini akan membantu perkecambahan biji 90-100%. Pengelupasan biji akan tampak 3-5 hari setelah perlakuan dengan menyimpannya dalam tempat teduh dengan pemberian air yang konstan untuk membantu pertumbuhan biji. Biji sudah siap untuk ditanam setelah perkecambahan. Saat itu panjang kecambah 20-30m. Bibit yang mempunyai diameter >10mm dapat lebih bertahan dari air hujan. Perkiraan ukuran bibit saat penanaman yaitu ketika mempunyai tinggi sekitar 15-30 cm (6-12 inci) dengan panjang akar sekitar 10 cm (4 inci) dan panjang batang mencapai 20 cm (8 inci). Diameter batang dari bibit harus mencapai 5-30mm. Penanaman ini dapat dilakukan di pasir (tempat pembibitan) atau di tanam di polybag yang berukuran 10×20 cm dengan komposisi 3:1:1 (tanah:pasir:kompos). Perawatan bibit diperlukan untuk menjaga bibit agar bisa tumbuh besar terutama dari serangan hama dan terpaan angin.
Berikut ini mari kita intip apa aja yang disediakan oleh www.mitrabibit.com. Macam-macam bibit tanaman yang telah disediakan oleh CV. Mitra Bibit diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Bibit Tanaman Kayu
  Bibit Akasia.
  Bibit Albasia/Sengon.
  Bibit Angsana.
  Bibit Cendana.
  Bibit Damar.
  Bibit Eucalyptus Alba.
  Bibit Ecalyptus Kayu Putih.
  Bibit Eucalyptus Pellita.
  Bibit Flamboyan.
  Bibit Gaharu.
  Bibit Gmelina/Jati Putih.
  Bibit Jabon.
  Bibit Jabon Merah/Samama.
  Bibit Jati.
  Bibit Jenitri.
  Bibit Johar.
  Bibit Karet.
  Bibit Kayu Manis.
  Bibit Kedawung.
  Bibit Kenari.
  Bibit Kesambi.
  Bibit Mahoni.
  Bibit Meranti.
  Bibit Mimba.
  Bibit Mindi.
  Bibit Misupsi Afrika.
  Bibit Nyamplung.
  Bibit Pinisium/Kiara Payung.
  Bibit Puspa.
  Bibit Suren.
  Bibit Trembesi/Munggur/Samania Saman.
  Bibit Turi.
  Dll.
2. Bibit Tanaman Perindang
  Bibit Beringin.
  Bibit Bunga Pucuk Merah.
  Bibit Cemara.
  Bibit Glodok Pecut.
  Bibit Ketapang Laut.
  Bibit Palem Ekor Tupai.
  Bibit Palem Botol.
  Bibit Palem Kuning.
  Bibit Palem Merah.
  Bibit Palem Putri.
  Bibit Palem Raja.
  Bibit Pinus.
  Bibit Tanjung.
  Dll.
3. Bibit Tanaman Rempah
  Bibit Cengkeh.
  Bibit Kemiri.
  Bibit Lada.
  Bibit Pala.
  Dll.
4. Bibit Tanaman Buah-Buahan
  Bibit Alpukat.
  Bibit Asem.
  Bibit Belimbing.
  Bibit Coklat/Kakao.
  Bibit Duku.
  Bibit Durian Bawor.
  Bibit Durian Montong.
  Bibit Jambu Biji.
  Bibit Jeruk.
  Bibit Kedondong Jumbo.
  Bibit Kelapa.
  Bibit Kelengkeng.
  Bibit Mangga.
  Bibit Manggis.
  Bibit Matoa.
  Bibit Nangka.
  Bibit Pisang.
  Bibit Rambutan.
  Bibit Sawo Jumbo.
  Bibit Sirsak Ratu.
  Bibit Srikaya.
  Bibit Sukun.
  Dll.
5. Bibit Tanaman Lain-Lain
  Bibit Mahkota Dewa.
  Bibit Melinjo.
  Bibit Kopi Robusta.
  Bibit Petai.
  Dll.
Sekarang sobat hijau sekalian udah makin paham downk dengan penghijauan alam??? Apalagi sekarang udah ada CV. Mitra Bibit yang ngebantu banget buat dunia penghijaun, apalagi uniknya kita bisa belanja bibit dengan online di website www.mitrabibit.com tentunya kita gag bakalan ngehabisin waktu buat nyari tempat buat belanja bibit. Iyha gag sobat hijau sekalian??? Apalagi tadi udah ditunjukkin bukti nyata tentang sebuah kabupaten kecil di selatan provinsi Jawa Timur yaitu Tulungagung yang mulanya hanya kota banjir namun sekarang udah berbuah secara drastis jadi kota yang bersinar yang bersih nan asri. Sekarang mari kita buat negeri ini menjadi negeri hijau. Mumpung kita masih muda mari kita galakkan cinta alam dan lingkungan hijau dengan menanam pohon demi keberlangsungan hidup para penerus bangsa kelak khususnya buat kab. Tulungagung yha??? Tulungagung bersinar, Negriku Hijau!!!!

Hama Dan Penyakit Yang Sering Menyerang Tanaman Lada

Tanaman lada merupakan salah satu komoditas ekspor tradisional andalan yang diperoleh dari buah lada “black pepper”. Meskipun tanaman ini bukan berasal dari Indonesia, namun keberadaannya sangat penting dalam menunjang perdagangan luar negeri. Tentu kita masih ingat apa motivasi para penjajah dari negara Eropa yang malakukan perjalanan jauh guna mencari bahan rempah-rempah tersebut. Hal itu telah membuktikan betapa pentingnya peran lada dalam perekonomian. Lada sangat dibutuhkan terutama sebagai produk rempah-rempah, maupun bahan baku industri produk lain. Namun demikian, upaya pengembangan produksi lada dalam negeri selalu mengalami kendala. Sebagian besar kendala dikarenakan  kurangnya pemeliharaan tanaman serta adanya gangguan berbagai macam organisme pengganggu tumbuhan pada tanaman lada baik hama, penyakit maupun gulma.  Anaman Untuk mengatasi segala macam gangguan tersebut, Anda sebagai petani lada seharusnya mengetahui terlebih dahulu apa saja jenis hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman lada. Berikut akan dijelaskan jenis-jenis hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman lada :
HAMA
Penggerek Batang Lada
Penggerek batang merupakan hama yang paling merugikan saat ini dengan luas serangan mencapai 28 hektar, terluas dibandingkan jenis hama yang lain. Penggarek batang lada ini berupa serangga kumbang yang mempunyai ciri : berwarna hitam, ukuran 3-5 mm. Pada serangga dewasa biasanya akan  menyerang pucuk, bunga, dan buah.  Akibat yang ditimbulkan : tanaman yang terserang tingkat produksinya akan menurun, dan pada serangan yang berat dapat menyebabkan kematian pada tanaman.
Pengendalian : lakukan pemangkasan ranting/cabang yang terserang hama ini, dan lakukan penyemprotan insektisida pada tanaman guna mencegah datangnya hama ini.
Hama Penghisap Bunga
Hama pengisap bunga (Diconocoris hewetti) dikenal dengan sebutan nyamuk lada, enduk-enduk, kapal terbang atau fui-khicong di Bangka. Hama ini akan menyerang bungan dan tandan bunga. Ciri : berupa serangga dewasa berwarna hitam, sayapnya seperti jala, terdapat tonjolan pada punggungnya, ukuran panjang tubuh 4,5 mm dan lebar 3 mm. Akibat yang di timbulkan : pada serangan ringan akan menyebabkan tandan rusak, salah bentuk, dan buah sedikit. Dan bila tanaman terserang berat, maka seluruh bunga akan rusak, tangkai bunga menjadi hitam dan akhirnya bunga gugur sebelum waktunya.
Pengendalian : pemotongan tandan bunga yang terserang dan penyemprotan dengan insektisida.
Hama pengisap buah
Hama pengisap buah ini sering dikenal dengan berbagai nama, seperti kepik, kepinding, walang sangit, dan di Bangka biasa disebut semunyung atau bilahu. Hama pada stadium nimfa maupun dewasa akan mengisap cairan buah.  Hama ini juga biasanya meletakkan telurnya  pada permukaan daun atau pada tandan buah, siklus hidupnya sekitar 6 bulan.  Ciri : serangga berwarna hijau kecoklatan, nimfanya tidak bersayap, berwarna bening, dan empat kali berganti kulit. Akibat yang ditimbulkan : Serangan pada buah muda menyebabkan tandan buah banyak yang kosong, sedangkan pada  buah yang telah tua mengakibatkan buah hampa, kering, dan gugur.
Pengendalian : Musnahkan telur-telur serangga yang berada di permukaan daun, cabang dan yang berada pada tandan buah. Lakuakan juga penyemprotan insektisida pada tanaman.
PENYAKIT
Penyakit Kuning
Penyebab penyakit ini kemungkinan buruknya drainase di sekitar penanaman, dan tidak terpenuhinya berbagai persyaratan agronomis. Ciri : pertumbuhan tanaman terhambat, menyerang akar tanaman lada, kemudian ditandai menguningnya daun lada. Akibat yang ditimbulkan : akar akan rambut mati membusuk dan berwarna hitam, daun yang berwarna kuning tadi kemudian akan rapuh menekuk ke arah batang dan secara berangsur-angsur daun akan gugur sehingga tanaman menjadi gundul pada tingkat serangan yang berat.
Pengendalian : dengan menaburkan fungisida berbentuk granule  pada sekeliling pangkal tanaman lada, fungisida yang digunakan adalah Furadan 3 G.selain itu juga dengan pemberian pupuk kandang, pengapuran serta pemupukan yang tepat dan seimbang.
Penyakit keriting dan penyakit kerdil
Pada beberapa kebun seringkali ditemukan tanaman yang mempunyai kelainan bentuk pada daun pucuk dan tunas-tunas muda, dan kelainan ini biasanya disebut penyakit keriting dan penyakit kerdil. Ciri : daun-daun pucuk yang keluar dari tunas menunjukkan gejala mosaik, kelainan bentuk kecil-kecil, sempit, ada yang berbentuk bulat, sabit asimetris, berkerut hingga keriting dan pada umumnya kondisi daun rapuh. Akibat yang ditimbulkan : Pada daun yang tumbuh normal tampak bercak-bercak kuning bersudut tidak teratur. Tunas-tunas yang tumbuh beruas pendek. Tandan bunga (buah) juga pendek, kerdil dan buahnya kecil serta jarang. Pada serangan yang berat pertumbuhan tanaman tampak kecil dan cabang-cabang tumbuh berlebihan dengan kelainan daun yang kecil-kecil dan kaku, kadang-kadang menggulung ke bawah (seperti kerupuk)  dan kadang-kadang juga tanpa daun sama sekali.
Pengendalian : cabut tanaman yang telah terserang penyakit tersebut agar tidak menular ke tumbuhan lainnya.
Penyakit Busuk Pangkal Batang
Pada daerah tertentu penyakit ini merupakan penyakit yang paling utama yang sering menyerang tanaman lada. Ciri : di sebabkan oleh jamur Phytopthora Palmivora Var Piperis. Penyakit ini biasanya menyerang tanaman bagian pangkal batang dan akar. Namun dalam keadaan tertentu dapat juga menyerang bagian daun, cabang dan buah. Infeksi pada bagian pangkal batang biasanya terjadi kurang lebih setinggi 30 – 35 cm dari permukaan tanah. Serangan terbesar biasanya terjadi pada saat musim hujan. Karena pada saat itu, cuaca yang ada sangat mendukung bagi pertumbuhan dan perkembangan patogen pada tanaman. Akibat yang ditimbulkan : Gejala yang khas dari penyakit ini adalah kelayuan tanaman. Infeksi pada pangkal batang menyebabkan terjadinya perubahan wana kulit menjadi hitam. Pada keadaan lembab, gejala hitam tersebut nampak seperti berlendir berwarna agak biru. Kulit pangkal batang tersebut kadang-kadang terlepas dan tinggal jaringan pembuluh yang berwarna coklat. Daun-daun yang layu seringkali tetap tergantung dan berubah warna coklat sampai hitam. Pada tingkat serangan yang berat, seluruh bagian dari batang dan akar yang terserang akan mengalami pembusukan. Dan akibat dari serangan penyakit ini daunnya akan menguning, layu, gugur, dan akhirnya tanaman akan mati.
Pengendalian : musnahkan tanaman yang telah terserang, semprot fungisida ke tanaman yang masih sehat sebagai pencegahan, dan atur lah tata air untuk lebih baik.
Penyakit Busuk Tunggul
Penyakit ini di sebabkan oleh Cendawan Rosellinia sp. Akibat yang ditimbulkan : pada tanaman yang terserang penyakit ini daunnya akan menguning karena terdapat pembusukan pada pangkal batangnya, sehingga transportasi makanan dan air terganggu.
Pengendalian : musnahkan tanaman yang terserang, atur tata air lebih baik lagi, dan perhatikan cara-cara bercocok tanam yang baik pula.
Penyakit Busuk Akar
Penyakit ini di sebabkan oleh Ganoderma sp. Akibat yang ditimbulkan : tanaman yang terserang daunnya akan menguning dan gugur, karena tanaman akar tanaman yang berada dalam tanah sudah membusuk.
Pengendalian : sama seperti pengendalian pada penyakit busuk tunggul yaitu musnahkan tanaman yang terserang, atur tata air lebih baik lagi, dan perhatikan cara-cara bercocok tanam yang baik.
Penyakit Septobasidium sp
Dari hasil pengamatan di lapangan gejala penyakit Septobasidium sp mudah terlihat baik pada bagian daun, batang primer, batang sekunder, ranting bahkan pada buah. Akibat yang ditimbulkan : tumbuhnya jamur yang berwarna coklat pada bagian tanaman. Seringkali jamur hingga menyelimuti bagian keseluruhan bagian-bagian tanaman tersebut. Pertumbuhan bagian tanaman dari ranting yang terserang menjadi terhenti dan bagian ranting tanaman yang terserang akan perlahan-lahan menjadi mati.
Pengendalian : dengan memangkas ranting tanaman yang terserang dan pengolesan dengan fungisida.
Penyakit Jaring Laba-Laba dan Rambut Ekor Kuda
Ciri : adanya rizomorf jamur berwarna hitam seperti rambut yang menempel pada ranting, cabang, tangkai daun dan daun, dan menyebabkan bagian tanaman yang tertempeli tersebut menjadi mati berlahan-lahan. Akibat yang ditimbulkan : tanaman yang terserang oleh penyakit ini biasanya tidak akan tumbuh tahan lama, biasanya tanaman akan mati.
Pengendalian : pangkas ranting yang terserang penyakit ini, kemudian cegah juga dengan fungisida.

Itulah beberapa jenis hama dan penyakit yang biasa sering menyerang tanaman lada.
Ada baiknya sejak dini Anda kenali semua jenis hama dan penyakit pada tanaman lada, sebelum Anda mengalami kerugian akibat Anda belum mengenali dan mengetahui cara pengendaliannya.

Cara Panen dan Pasca Panen Pada Tanaman Lada

Nilai ekonomis dari tanaman lada atau merica sebenarnya cukup tinggi. Karena lada atau merica akan selalu dibutuhkan oleh semua orang sampai kapanpun. Maka budidaya merica akan punya banyak manfaat baik untuk kebutuhan pribadi maupun untuk dijual di pasaran. Lada atau yang biasa akrab disebut merica sendiri dibedakan menjadi 2 yaitu lada hitam dan lada putih. Sebenarnya kedua jenis lada tersebut di hasilkan dari pohon yang sama, hanya saja waktu pemanenannya lah yang berbeda. Lada hitam di panen saat buahnya masih berwarna hijau dengan kata lain buah yang di petik belum matang. Sedangkan lada putih di panen saat buah telah benar-benar matang. Untuk menghasilkan lada sendiri dengan kualitas yang baik dan bermutu jual tinggi perlu adanya pengetahuan dan cara untuk mengolah buah lada saat panen dan pasca panen. Untuk lebih jelasnya berikut akan dijelaskan langkah apa saja yang harus di lakukan ketika masa panen tiba :
Waktu Panen
Untuk memanen buah lada agar menjadi lada atau merica hitam, waktu pemanenan atau pemetikan buah yang dianjurkan adalah setelah buah berumur 6-7 bulan dengan ciri-ciri buah yang di ambil berwarna hijau tua. Untuk mengetahui buah lada siap dipanen dilakukan dengan cara memencet/memijit buah lada, apabila keluar cairan putih maka buah lada tersebut belum siap dipanen. Buah lada siap dipanen apabila dalam satu tandan buah terdiri atas buah lada merah (2%), kuning (23%) dan hijau tua (75%).
Pelaksanaan Panen
1. Untuk waktu pelaksanan panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari yaitu antara jam 9-12. Untuk lada hitam, hanya buah lada yang telah matang lah yang dapat dipanen, ditandai dengan satu atau dua buah lada dalam satu tangkai yang telah berubah warnanya menjadi kuning.
2. Buah harus dipetik secara selektif, dan panen harus dilakukan sesering mungkin selama musim panen. Dengan seringnya dilakukan pemetikan selama musim panen ini, dapat diharapkan buah lada yang di petik menjadi seragam. Bila pemetikan lada hanya dilakukan satu atau dua kali selama musim panen, kemungkinan buah yang tidak matang atau terlalu tua akan ikut terbawa.
3. Buah lada yang jatuh ke tanah harus diambil secara terpisah dan tidak boleh dicampur dengan buah lada yang berasal dari pohon. Buah lada yang jatuh ke tanah harus diproses secara terpisah untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan.
4. Pemetikan lada harus dilakukan dengan cara yang higienis /bersih, dikumpulkan dan di angkut di dalam kantong atau keranjang yang bersih untuk dibawa ketempat pemrosesan. Keranjang atau kantong yang telah dipergunakan untuk menyimpan bahan kimia pertanian tidak boleh digunakan untuk mengemas buah lada. Setiap kantong atau keranjang yang akan digunakan harus dibersihkan untuk memastikan bahwa kantong atau keranjang tersebut bebas dari bahan-bahan yang dapat menimbulkan kontaminasi.

Perlakuan Pasca Panen
Perontokan
Buah lada harus dirontokan untuk memisahkan buah lada dari tangkainya. Perontokan buah lada dilakukan dengan mempergunakan mesin atau secara manual. Bila jumlah buah lada yang dirontokan berjumlah cukup banyak, disarankan untuk menggunakan mesin perontok. Perontokan harus dilakukan secara hati-hati supaya buah lada tidak rusak. Pastikan bahwa alat perontok benar-benar bersih sebelum digunakan khususnya bila alat tersebut sudah lama tidak digunakan. Alat perontok juga harus dibersihkan setelah digunakan.
Pengayakan
Buah lada yang telah dirontok harus diayak untuk memisahkan biji buah lada yang kecil, tidak matang dan lada menir, dimana bahan-bahan tersebut dapat mempengaruhi mutu lada hitam kering. Pengayakan dapat dilakukan dengan menggunakan mesin atau secara manual, dengan menggunakan pengayak 4 mm mesh, dimana buah lada dapat melewati lubang pengayak tersebut, kemudian dipisahkan untuk dikeringkan ditempat yang terpisah.
Pencucian.
Buah lada yang telah dirontok harus dicuci di dalam air yang bersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel, serangga atau kontaminan lainnya yang mungkin ada. Disarankan agar pencucian buah lada di lakukan didalam air yang mengalir dan bersih.
Pengeringan
Pengeringan buah lada dilakukan dengan cara menjemur di bawah panas sinar matahari 2 - 3 hari sampai kadar air mencapai 15% yaitu kadar air yang dikehendaki pasar. Pengeringan dengan penjemuran dilakukan dengan menggunakan alas (terpal/tikar) yang bersih, dan jangan dijemur di atas tanah tanpa alas karena akan menghasilkan kualitas lada jelek dan kotor. Saat penjemuran maka dilakukan beberapa kali pembalikan atau ketebalan tumpukan penjemuran ditipiskan 10 cm dengan menggunakan garu dari kayu agar kekeringan buah lada seragam dalam waktu yang sama.

Sortasi Buah
Pemisahan atau sortasi buah ini bertujuan untuk memisahkan biji lada hitam yang sudah kering dari kotoran seperti tanah, pasir, daun kering, gagang, serat-serat dan juga sebagian lada enteng. pemisahan dilakukan secara manual  dengan menggunakan tampah, sortasi juga dapat dilakukan dengan mesin yang digerakkan menggunakan pedal (blower), alat ini untuk memisahkan buah lada bernas, lada enteng dan kotoran.

Pengemasan dan Penyimpanan
Buah lada hitam yang sudah kering dan terlepas dari tangkainya dan telah disortasi. Kemudian lada bernas dikemas dengan menggunakan karung plastik. Ruang penyimpanan buah lada hasil sortasi harus kering dengan kelembaban ± 70% untuk menghindari agar lada tidak berjamur. Ruang penyimpanan diberi alas dari bambu atau kayu setinggi lebih kurang 15 cm dari permukaan lantai sehingga bagian bawah karung tidak langsung menyentuh lantai. Kualitas lada hitam dapat dipertahankan 3-4 tahun apabila disimpan di ruangan bersuhu 20-28 OC.
Demikian yang bisa dijelaskan bagaimana cara panen dan pasca panen tanaman lada. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Kami CV.Mitra Bibit juga telah menyediakan bibit dan biji lada yang siap tanam serta siap untuk dijadikan bibit. Tentunya dengan kualitas yang unggul, tertarik? Hubungi kontak kami untuk info pemesanan.

CV.Mitra Bibit Peduli Lingkungan

Akakankah kesejukan alami dari rindangnya pepohonan asri itu tetap terpelihara ?,
Masih bisakah kelak terdengar kicauan burung menyambut mentari pagi  seperti saat ini, meskipun kini sudah tidak seperti dulu lagi? atau masih mampukah 5-10 tahun mendatang sumber-sumber air baku itu mencukupi kebutuhan setiap penghuninya ?
Pepohonan adalah urat nadi kehidupan ini tidak bisa dipungkiri,  keberadaan pepohonan yang masih terpelihara dengan baik adalah jaminan keselarasan kehidupan sebuah lingkungan, sumber mata air yang melimpah ketika musim kemarau panjang dan air hujan terserap sempurna ketika  musim penghujan menjadi cadangan.
Sebaliknya perusakan pepohonan dalam suatu lingkungan berarti adalah bencana bagi lingkungan tersebut, krisis air minum di musim kemarau, banjir bandang atau tanah longsor yang menjadi taruhan karena air hujan tak mampu diserap  sempurna oleh tudung kanopi yang keberadaannya telah hilang ataupun tanah yang akan jadi gersang karena humus yang ada dipermukaannya hilang tergerus air hujan.
Untungnya balik pembukaan lahan-lahan produktif untuk dialih fungsikan sebagai tempat hunian itu masih ada beberapa gelintir pemilik lahan yang masih mempertahankan kepemilikan lahannya untuk ditanami bibit tanaman jati di kota Malang Propinsi Jawa Timur, apalagi ada pengembang perumahan  yang masih berusaha mempertahankan kelestarian lingkungan dengan penanaman  pohon mangga di masing-masing depan rumah, menanam deretan pohon palem dan pinus sepanjang jalan masuk perumahan sampai penanaman kelapa kerdil dibeberapa tempat pojok perumahan dan  masih banyak lagi jenis-jenis bibit tanaman kayu yang lain sampai tanaman hias.
Di biarkannya beberapa lahan  untuk ditanami dengan bibit tanaman jati berkualitas oleh pemilik lahan di sekitar perumahan  merupakan lahan investasi tanaman jati yang menjanjikan, mengingat betapa kayu jati saat ini harganya sangat mahal. ApalagiBudidaya tanaman jati menjadi salah satu anjuran pemerintah karena pohon jati telah ditetapkan sebagai salah satu pohon langka yang keberadaannya harus dilindungi dan dilestarikan, penebangan secara sembarangan dan setiap proses memperjual belikan tanpa dilakukan dengan syarat tertentu  berarti melanggar hukum.
Kemudian ada kerjasama lain yang sangat positif adalah dilingkungan ini dijadikan proyek percontohan perumahan berbasis lingkungan dengan dicanangkannya menjadi pusat penghijauan kota Malang oleh pemerintah, dan kejasama gerakan penghijauan yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata bersama dengan penghuni perumahan beberapa waktu yang lalu.
Akhirnya belum terlambat untuk memulai ikut berbenah, saat inilah waktunya kita dimanapun dan sekecil apapun tempatnya untuk andil bersama membangun kelestarian lingkungan  dengan bekerjasama  CV. Mitra bibit yang menjual berbagai macam tanaman yang kita butuhkan.
Mudah-mudahan dengan upaya-upaya pelestarian lingkungan tersebut, anak-anak cucu kita kelak masih bisa menikmati betapa indahnya kehidupan di alam ini, bukan sebaliknya kita warisi oleh bencana akibat kerusakan lingkungan yang telah kita ciptakan akibat eksploitasi habis-habisan demi kebutuhan jangka pendek.

Budidaya Tanaman Kaliandra Yang Menguntungkan

Tanaman kaliandra banyak ditemukan di seluruh pulau Jawa. Tanaman ini berbentuk perdu dan dapat tumbuh baik pada ketinggian 150 – 1500 m dpl, dengan kondisi tanah yang relelatif jelek.  Tanaman yang berbentuk perdu (semak) ini, memiliki batang berkayu, bertajuk lebat, dan dapat mencapai tinggi hingga 45 meter serta akarnya dapat mencapai kedalaman 1,5 – 2 m. Kaliandra dapat beradaptasi pada berbagai jenis tanah asam, dengan ketinggian tempat diatas  1700 m dpl, dan curah hujan yang cukup tiggi. Bila menanam tanaman ini melalui biji, kaliandra akan mulai berbunga pada maksimum usia 2 tahun. Kaliandra tahan pada tanah yang terbatas airnya, kering dan tandus, karena perakarannya yang dalam ini lah kaliandra mampu mengikat air sehingga dapat dipakai untuk merehabilitasi kandungan air tanah. Saat tanaman sudah setinggi 1 meter, akan bisa bertahan dan tumbuh subur meskipun saat musim kemarau tiba.Seiring mudah nya budidaya tanaman Kaliandra kini tanaman ini digalakkan untuk di budidayakan, karena memiliki banyak manfaat  yang dapat di ambil dari berbudidaya tanaman Kaliandra. Mulai dari akar hingga daun tanaman ini dapat di manfaatkan semua. Daun, bunga, dan  tangkainya sendiri biasa di manfaatkan sebagai pakan ternak, ini karena ketiga bagaian tersebut mempunyai kandungan protein cukup tinggi (20-25%) yang sangat bermanfaat bagi peningkatan produktivitas ternak. Peternak umumnya memberikan daun Kaliandra dalam bentuk segar alasannya karena lebih disukai oleh hewan ternak. Tetapi kadang kala daunnya di layukan terlebih dahulu untuk menurunkan kadar tanninya. Kemudian untuk bagian kayunya sendiri tanaman kaliandra biasa di gunakan sebagai bahan kayu bakar jika kayunya sudah kering. Kelebihan kayu Kaliandra jika dijadikan sebagai kayu bakar adalah kayunya yang tidak akan mengeluarkan asap ketika di bakar. Selain itu tanaman Kaliandra juga mempunyai kegunaan lain jika di tanam pada lahan yang tepat seperti : daunnya dapat dijadikan sebagai pupuk hijau, pohonnya dapat dijadikan sebagai tanaman pelindung bagi kopi dan teh, pohonnya dapat memperbaiki tanah dan menahan erosi, serta dapat sebagai sumber serbuk sari bagi produksi madu. Itulah beberapa manfaat yang dapat kita peroleh ketika berbudidaya tanaman Kaliandra, walaupun tanaman ini terdengar masih asing di telinga kita atau bahkan tanamannya yang terkesan kurang bermanfaat bagian kayunya untuk di jadikan bahan bangunan, namun jika di teliti dan telusuri lebih dalam tanaman ini justru menyimpan manfaat yang menguntungkan. Anda tertarik untuk membudidayakannya? Hubungi kami untuk info pemesanan bibitnya.

Kualitas Tanaman Albasia Ditentukan oleh Benih Yang Bermutu Tinggi


Tanaman Albasia atau yang biasa akrab disebut pohon Sengon ini memiliki kelebihan diantaranya pertumbuhannya yang cepat, memiliki kwalitas kayu yang cukup baik, bobotnya ringan, dan dapat dipanen pada umur muda. Meskipun demikian, bila anda menginginkan tanaman ini dapat tumbuh subur, sehat, dan cepat menghasilkan sebaiknya Anda pahami dulu karakteristitk  dan teknologi budidayanya. Banyak diantara petani Albasia pada akhirnya merugi akibat kurangnya pengetahuan tentang hal ini. Budidaya Albasia biasanya diperbanyak dengan menyemaikan biji. Untuk lebih jelasnya bagaimana cara penyemaian serta pemilihan untuk membuat benih Albasia, berikut akan dijelaskan :
Pemilihan Biji
Biji yang akan dijadikan sebagai benih haruslah memiliki ciri-ciri sebagai berikut : Kulit biji Albasia bersih berwarna coklat tua, Ukuran biji maksimum, Biji akan tenggelam dalam air ketika di rendam, Bentuk biji masih utuh artinya tidak dalam kondisi cacat karena jika biji cacat maka peryumbuhan benih tidak maksimal atau bahkan akan mati. Selain penampakan secara visual tersebut, juga perlu diperhatikan daya tumbuh dan daya hidupnya, dengan memeriksa kondisi lembaga dan cadangan makanannya dengan mengupas benih tersebut. Jika lembaganya masih utuh dan cukup besar, maka daya tumbuhnya tinggi.
Selain itu juga Bibit yang baik, tidak cukup ditentukan oleh penampilan fisiknya saja, tetapi harus memiliki sifat-sifat unggul. Upaya memperoleh bibit unggul diantaranya  benih (biji) yang disemai  harus berasal dari pohon induk yang memiliki sifat-sifat unggul antara lain bentuk fisiknya tegak lurus dan tegar, tidak menjadi inang dari hama, umurnya cukup, tahan terhadap hama dan penyakit, perakaran kokoh, dan tahan patah. Disamping itu, benih yang baik harus berasal dari polong yang sudah matang  dan memiliki masa dormansi yang cukup. Masa dormansi adalah masa optimum istirahat biji, sehingga lembaga memiliki kemampuan optimum saat  berkecambah dan bertumbuh. Biji yang kurang masa dormansinya atau berasal dari polong yang belum matang biasanya  tidak memiliki kemampuan tumbuh yang baik dan tidak tahan terhadap serangan hama, penyakit dan gangguan lainnya.


Persiapan Persemain
Sehubungan dengan biji Albasia yang memiliki kulit yang liat dan tebal serta mudah berkecambah apabila dalam keadaan lembab, maka sebelum benih Albasia disemaikan, sebaiknya dilakukan treatment terhadap benih Albasia dahulu, sehingga dapat membuat daya kecambah dari benih Albasia tersebut bisa maksimal, caranya yaitu : Benih direndam dalam air panas yang mendidih (80 C) selama 15 – 30 menit. Setelah itu, benih direndam kembali dalam air dingin sekitar 24 jam, lalu ditiriskan. untuk selanjutnya benih siap untuk disemaikan.
Keberhasilan persemaian benih Albasia ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan tempat, oleh karena itu perlu diperhatikan beberapa persyaratan memilih tempat persemaian Albasia sebagai berikut :
Lokasi persemaian sengon sebaiknya ditempatkan pada tempat yang datar atau dengan derajat kemiringan maksimum 5%.
Memiliki sumber air yang mudah diperoleh sepanjang musim.
Kondisi tanahnya gembur dan subur, tidak berbatu/kerikil, tidak mengandung tanah liat.
Berdekatan dengan lokasi penanaman Albasia dan jalan angkutan, guna menghindari kerusakan bibit Albasia pada waktu pengangkutan.
Langkah Penyemaian
Buat bedeng tabur dari bahan kayu/bambu dengan atap rumbia dengan ukuran bak tabur 5 x 1 m, ukuran tinggi naungan depan 75 cm belakang 50 cm. Isi bedeng tabur dengan media tabur setebal 10 cm , usahakan media tabur ini bebas dari kotoran/sampah untuk menghindari timbulnya penyakit pada kecambah Albasia.
Penaburan benih Albasia pada media tabur dilakukan setelah benih Albasia mendapat perlakuan guna mempercepat proses berkecambah dan memperoleh prosen kecambah Albasia yang maksimal. Penaburaan benih Albasia sebaiknya dilakukan pada waktu pagi atau sore hari untuk menghindari terjadinya penguapan yang berlebihan. Penaburan benih Albasia ini ditempatkan pada larikan yang sudah dibuat sebelumnya, ukuran larikan tabur ini berjarak 5 cm antar larikan, dengan kedalaman kira – kira 2 cm. Usahakan benih Albasia tidak saling tumpang tindih agar pertumbuhan kecambah tidak bertumpuk. Setelah kecambah Albasia berumur 7 – 10 hari maka kecambah siap untuk dilakukan penyapihan.

Langkah-langkah penyapihan bibit Albasia :
Siapkan polybag dengan ukuran 10 x 15 cm.
Masukkan media tanam yang berupa campuran tanah subur, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Jika tanah cukup gembur, jumlah pasir dikurangi.
Setelah media tanam tercampur merata, kemudian masukkan ke dalam polybag setinggi ¾ bagian, barulah kecambah Albasia ditanam, setiap kantong diberi satu batang kecambah Albasia.
Polybag yang telah berisi bibit Albasia, diletakkan dibawah para-para yang diberi atap jerami atau daun kelapa, agar bibit Albasia tidak tersengat terik matahari langsung.
Pada masa pertumbuhan bibit Albasia kecil sampai pada saat kondisi bibit Albasia layak untuk ditanam di lapangan perlu dilakukan pemeliharaan secara intensif.
Pemeliharaan
Penyiraman : Penyiraman yang optimum akan memberikan pertumbuhan yang optimum pada bibit Albasia. Penyiraman bibit Albasia dilakukan pada pagi dan sore hari maupun siang hari. Selanjutnya pada kondisi tertentu, penyiraman dapat dilakukan lebih banyak dari keadaan normal, yaitu pada saat bibit Albasia baru dipindah dari naungan ke areal terbuka dan hari yang panas.
Pemupukan : Pemupukan bibit Albasia dilakukan dengan menggunakan larutan “gir”. Adapun pembuatan larutan “gir: sebagai berikut : Siapkan drum bekas dan separuh volumenya diisi pupuk kandang. Tambahkan air sampai volumenya ¾ bagian, kemudian tambahkan 15 kg TSP, lalu aduk hingga rata. Biarkan selama seminggu dan setelah itu gunakan untuk pemupukan. Dosis pemupukan diberikan sebanyak 2 sendok makan per 2 minggu. Setelah bibit berumur 6 bulan dan memiliki tinggi 70 – 125 cm, bibit Albasia siap dipindahkan ke kebun Albasia.
Perlua adanya perlakuan yang baik untuk mendapatkan benih tanaman Albasia yang berkualitas dan bermutu. Seperti pemilihan biji untuk dijadikan benih, jika Anda membutuhkan biji Albasia dengan kriteria seperti di atas kami telah menyediakan. Kami menyediakan biji yang siap tanam, untuk info pemesanan hubungi kontak kami.

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
Free Page Rank Tool
Free Automatic Backlinks Free Automatic Backlinks Free Automatic Backlinks Free Automatic Backlinks Free Automatic Backlinks Free Automatic Backlinks Free Automatic Backlinks