Cari

Kontak Kami

Untuk Pemesanan atau Informasi Tentang Benih & Bibit Tanaman Silakan Hubungi
HP/WA:
0852-2848-4369
PIN BB: 5E7B82B4
Email: Pengelola@MitraBibit.com

Alamat:

Jl. Kemiri-Karangduwur, Ds. Karangduwur,
Kec. Kemiri,
Kab. Purworejo, Jateng

Segera pesan biji atau bibit tanaman disini, dan dapatkan harga yang kompetitif dari kami.

Partner

Sahabat Mitra Bibit

Bibit Lada perdu

BUDIDAYA LADA

Lada dikenal sebagai tanaman rempah-rempah yang dapat menghangatkan tubuh. Selain itu, tanaman lada dapat digunakan sebagai bumbu masak. Tanaman lada memiliki batang yang berbeda dengan tanaman perkebunan lainya. Tanaman lada berkembang dengan cara merambat dan dapat pula dengan pengembangan cabang buah yang di sebut lada perdu



A.    Mengenal Tanaman Lada
•    Lada Rambat adalah Tanaman lada berkembang dengan cara merambat pada tiang Rambatan
•    Lada Perdu adalah hasil pengembangan dari cabang buah lada rambat, Lada Perdu dapat tumbuh tanpa tiang panjat.

1.    Asal-usul tanaman lada
Tanaman lada dikenal masyarakat Indonesia sudah sejak lama. Hal ini mempengaruhi perbedaan penyebutan Nama Biji lada di berbagai daerah . Nama biji lada untuk setiap daerah berbeda-beda, seperti lada (Aceh, Batak, Lampung, Baru, dan Nias), Ngguru (Flores), merica dan pedes (Sunda, Jawa),malita lo dawa (Gorontalo), mboko saah (Ende), saga (Bima), raro (Mentawai).

2.    Klasifikasi dan pengenalan botani
Tanaman lada tergolong famili Pipiraceae. Adapun klasifikasi tanaman lada secara lengkap adalah sebagai berikut
Divisi        : Spermatophyta
Subdivisi    : Angiospermae
Kelas        : Dicotyledonae
Famili        : Piperaceae
Genus        : Piper
Spesies    : Piper nigrum

Bagian-bagian tanaman lada terdiri dari akar, batang pokok serta cabang, daun, bunga, dan buah. Sistem perakaran tanaman lada adalah akar tunggang. Namun, akar tunggang jarang ditemukan pada tanaman lada karena perbanyakannya dilakukan melalui setek. Oleh karena itu, yang ada hanya akar lateral. Akar lada akan terbentuk pada buku-buku di ruas batang pokok dan cabang. Berdasarkan fungsinya, akar lada dibagi menjadi dua, yaitu akar tumbuh dari buku di dalam tanah dan akar yang tumbuh dari buku di atas tanah. Akar yang tumbuh dari buku di bawah permukaan tanah akan membentuk akar lateral dan berfungsi untuk menyerap zat makanan. Akar yang tumbuh dari buku di atas permukaan tanah berfungsi sebagai pelekat pada tiang panjat.
Tanaman lada mempunyai satu batang pokok dengan dua macam cabang, yaitu cabang orthotropis (vertical) dan plagiotropis (horizontal).
Cabang-cabang orthotropis tumbuh membentuk kerangka dasar pohon lada, mengayu dan beruas dengan panjang rata-rata 5-12 cm. cabang plagiotropis dengan akar pelekat terbentuk dari buku antarruas yang pertumbuhannya agak membengkak. Dari buku tersebut, tumbuh sehelai daun dan kuntum yang selanjutnya tumbuh menjadi cabang. Berbeda dengan orthotropis, cabang plagiotropis dapat berbunga dan berbuah. Buku-buku cabang plagiotropis lateral tidak berakar sehingga perbanyakannya menggunakan cabang orthotropis untuk lada panjang dan menggunakan cabang buah untuk lada perdu.
Daun lada berbentuk bulat telur dengan ujung meruncing, tunggal serta bertangkai daun 2-5cm, dan membentuk aluran di bagian atasnya. Daun berwarna hijau tua. Bagian atas daun mengilap, sedangkan bagian bawah berwarna pucat dengan titik kelenjar.
Bunga tanaman lada berbentuk malai dan agak menggelantung. Panjangnya 5-25cm, tidak bercabang, berporos tunggal, dan terdapat sekitar 150 bunga kecil. Tumbuhnya berhadapan dengan cabang atau ranting plagiotropis. Bunga tanaman lada ada yang berumah satu (monoecious) dan berumah dua (dioecious). Bunga lada tumbuh dalam ketiak, kelopak berdaging, tidak bermahkota, berbenang sari sebanyak 2-4 helai, berukuran panjang 1 mm, dan terletak di kira serta kanan bakal 2-4 helai, berukuran panjang 1 mm, dan terletak di kiri serta kanan bakal buah. Bakal buah berbentuk bulat, bersel tunggal, dan bertelur tunggal. Kepala putik mampu menerima tepung sari selama 10 hari pada masa reseptif mulai tampak. Bunga mulai membuka dari malai bagian bawah hingga bagian atas. Pembukaan bunga akan selesai setelah 7-8 hari.
Buah lada tidak bertangkai, berbiji tunggal, berbentuk bulat, dan berdaging. Diameter buah sekitar 4-6mm. Kulit buah lada berwarna hijau saat masih muda dan berwarna merah saat telah masak. Panjang malai buah dapat mencapai panjang 15cm dan minimal 5cm.
Biji lada berdiameter rtaa-rata 3-4mm. embrionya sangat kecil. Biji lada ditutupi selapis daging buah yang berlendir. Daging buah memiliki rasa manis. Benih lada tidak umum untuk dijadikan bahan tanam karena membutuhkan waktu lama untuk dapat berbuah, rata-rata setelah tujuha tahun ditanam baru berbuah. Oleh karena itu, perbanyakan umumnya dengan setek.
     
3.    Varietas unggul
Agar diperoleh produktivitas yang tinggi, perlu disesuaikan antara varietas yang akan ditanam dengan kondisi lingkungan tempat tumbuh tanaman. Berikut ini disajikan beberapa keunggulan varietas tanaman lada yang sering dibudidayakan.


4.    Penyebaran
Daerah penghasil lada, yaitu Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

5.    Manfaat
Lada hitam dimanfaatkan untuk minyak wangi (parfum). Minyak lada ini mempunyai aroma yang sedap dan khas yang sangat disukai oleh sebagian orang. Selain itu, lada dapat digunakan sebagai bumbu dan minyak asiri.
 
B.    Syarat Tumbuh
Curah hujan yang dikehendaki tanaman lada antara 2.000-3.000 mm/tahun atau rata-rata 2.300 mm/tahun. Suhu yang sesuai untuk tanaman lada sekitar 20-340C. kisaran suhu terbaik antara 21-270C pada pagi hari, 26-320C pada siang hari, dan 24-300 C pada sore hari. Kelembapan udara juga dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman lada. Kelembapan yang sesuai untuk pertumbuhannya, yaitu 50-100%.
Tanaman lada umumnya dapat tumbuh baik pada jenis tanah podsolik, andosol, latosol, dan granosol dengan tingkat kesuburan dan drainase yang baik. Selain sifat dan jenis tanah, pertumbuhan dan produktivitas tanaman lada juga dipengaruhi oleh kedalaman air tanah. Kedalaman air tanah yang ideal tidak dapat ditentukan dengan mudah. Namun, air tanah yang mempunyai kedalaman hanya sekitar 0.5 M di bawah permukaan tanah tidak dapat ditolerir oleh tanaman lada. Agar ketinggian air dapat diperdalam, sebaiknya tanaman lada ditanam di bedengan dengan ketinggian minimal 15 cm dan disekeliling kebun dibulatkan selokan sedalam 50cm.
  


jual bibit lada perdu | keunggulan lada perdu | harga bibit lada perdu | penangkar bibit lada perdu | jual bibit lada unggul | lada paling cepat berbuah | lada perdu adalah | jual bibit lada hitam | jual bibit lada putih | penangkar bibit lada | cara budidaya bibit lada | jual bibit lada sulur | jual bibit lada panjat | jual bibit lada rambat | bibit lada perdu berkualitas | pupuk untuk lada | hama penyakit lada | daya tahan tanaman lada | daya tahan lada perdu | obat jamur untuk lada

Jual Biji dan Bibit Tanaman Berkualitas

Maaf sebelumnya, kami tidak mencantumkan harga Biji dan Bibit tanaman karena harga yang dapat berubah sewaktu-waktu tergantung musim. Harga juga dipengaruhi dari besar kecilnya bibit yang akan Anda pesan. Tentunya pemesanan dalam skala besar akan mendapatkan harga yang lebih kompetitif dari kami. Untuk mengetahui harga tersebut, Anda dapat menghubungi kami atau dapat langsung datang ke alamat kami. Terima kasih...

Post a Comment